Cuy (baca: kui), hidangan unik yang wajib dicoba di Peru.

 
Orang Peru tidak memakan Cuy sebagai makanan utama sehari-hari seperti daging ayam, sapi, ataupun babi. Mereka sengaja menyimpan Cuy untuk acara-acara khusus seperti ulang tahun, festival, liburan dan yang pasti pada saat dimana akan ada banyak turis yang mengunjungi Peru. Sampai sekarang masih banyak restoran di Peru yang menaruh Cuy di salah satu daftar menunya namun hal ini dilakukan semata-mata untuk memuaskan rasa penasaran para turis dengan menu hidangan ini.
 
 
Marmut sendiri pertama kali ditemukan di daerah Andrean seperti Colombia, Ecuador, Bolivia dan juga Peru. Dari awal para penduduk Andrean memang sengaja menernakan Marmut untuk dijadikan bahan makanan. Dan semua hal ini mulai berubah ketika bangsa Spanyol datang dan mengirimkan para Marmut ini ke Eropa dan diperkenalkan sebagai hewan kecil berbulu yang cocok untuk dijadikan peliharaan.

Daging dari Marmut sendiri sangatlah sehat, daging Marmot diketahui memiliki kandungan protein lebih tinggi dan kandungan kolesterol lebih rendah dari ayam, babi, dan sapi. di Peru Marmut juga dijadikan makanan para penderita kanker karena daging Marmut memang lebih sehat dan rendah kolesterol dari daging lainnya.
 

Marmut adalah salah satu hewan yang sangat dihormati oleh beberapa Suku di Peru seperti Moche, Inca, dan juga Quenchua. Dan faktanya di salah satu gejera katredal di tengah kota Cusco, mereka memiliki lukisan seorang Quenchua yang berjudul "The Last Supper" dengan Cuy yang disajikan sebagai hidangan utama.

Harga Cuy ini ternyata cukup mahal, satu ekor Cuy dihargai Rp 200.000 di Restoran, tetapi di pasar kita bisa membelinya dengan harga 25 soles atau Rp 90.000
 

Nah mungkin kau akan penasaran bagaimana sebenarnya rasa dari Cuy ini. ketika saya mencobanya pada dasarnya Cuy memiliki rasa yang hampir mirip dengan bebek. Sejujurnya, rasa dari Cuy tidak semengerikan bentuknya dan rasanya sangat lezat dan gurih. apalagi saat ini Cuy adalah kuliner yang cukup menyehatkan dan banyak disukai masyarakat Peru.

Tertarik mencoba?
 
Photography oleh Barry Kusuma (Travel Photographer & Videographer).
www.alambudaya.com (Travel and Photography, Travel Journey from Barry Kusuma.)
http://instagram.com/barrykusuma (Inspiring Photos through the Lens)
https://www.facebook.com/barrykusumapage/ (Barry Kusuma Facebook Fan page)
https://www.youtube.com/barrykusuma (Barry Kusuma Youtube Channel, Video dari Sabang sampai Merauke.)
www.barrykusuma.com (Gallery Foto, dari Sabang sampai Merauke)
https://plus.google.com/+BarryKusuma/ (Google Plus Social Network).
Follow my Twitter for Free Travel Tips @BarryKusuma

No comments: