Cara Menjual Foto Traveling & Mengenal lebih dekat profesi Travel Photographer.


Artikel oleh Barry Kusuma (Travel Photographer).

Profesi Travel Photographer mungkin idaman banyak orang, banyak yang bilang Profesi ini asik karena sudah jalan2 gratis udah gitu dibayar pula. padahal pendapat itu engga sepenuhnya benar, seorang Travel Photographer awal2nya mengeluarkan uang untuk bepergian, membeli kamera untuk mendapatkan foto terbaik dan juga harus gaul agar bisa dapat informasi yang banyak. setelah Travel Photographer punya portfolio dan hasil karyanya yang bagus, barulah Majalah dan media tertarik untuk menyewa atau menggunakan jasa kita untuk memotret kebutuhan majalahnya.

Sudah lebih dari 1 tahun saya menjadi Kontributor Forum Travelers Kaskus, padahal sudah ngaskus sejak 2005 hehe.. selama saya menjadi Kontributor Kaskus banyak agan2 & aganwati yang PM ke saya menanyakan tentang bagaimana sih mencari duit dari Travel Photography, menyewakan foto2 kita agar bisa Traveling lagi. di Thread ini saya akan mengupas tuntas & mengenal lebih dalam Travel Photographer. terutama bagaiman sih Travel Photographer mencari uangnya dari pekerjaannya. saya coba kupas tuntas ya.

Seorang Travel Photographer mendapat bayaran agak berbeda dari Fotografer Komersial, kalau Fotografer Profesional komersial (wedding, corporate, dokumentasi) mereka mendapatkan uang dan dibayarkan setelah memotret. tetapi Travel Photographer dibayar berdasarkan Royalti atau berdasarkan assignment. ketika memotret alam dan budaya Travel Photographer tidak langsung mendapatkan uang, tetapi bayarannya nanti ketika ada yang menyewa stok foto tersebut untuk kebutuhan komersial dan ini disebut dengan royalty.

Travel Photographer mendapatkan uang dari beberapa cara, yaitu :

Menjual foto tersebut ke Majalah atau Koran.


menawarkan foto foto traveling kita ke Majalah ataupun Koran adalah cara yang paling mudah dilakukan seorang Travel Photographer, jika foto yang kita dapatkan unik dan bagus maka kemungkinan besar media akan pakai.


Membuat Website pribadi yang menampilkan karya - karya foto kita.


membuat website yang berisi gallery2 foto hasil karya kita sangat penting, karena Website personal menjadi referensi untuk klien dalam mencari foto2 yang mereka butuhkan. misal website gallery foto saya www.barrykusuma.com selalu saya update setiap kali saya habis traveling. dan sebagian besar media ataupun klien yang membutuhkan foto tinggal membuka website tersebut dan mencari foto2 yang mereka butuhkan.


Sosial Media adalah media promosi yang efektif dan murah.


Manfaatkan sosial media sebagai sarana promosi yang efektif dan murah, tetapi harus diingat jika kita terlalu hardselling di sosial media orang akan malas untuk memfollow, gunakan sosial media secara bijak sebagai media untuk sharing dan berbagi informasi kepada siapa saja. misal, saya selalu mengupload foto2 terbaik di Instagram http://instagram.com/barrykusuma ketika saya sedang traveling. di instagram selain media fotografi yang efektif untuk berbagi disana juga sebagai wadah saling diskusi soal teknik foto. biasanya jika ada yang menanyakan teknis foto di instagram, ketika sempat pasti saya selalu balas.


Twitter juga bisa dimanfaatkan untuk berbagi informasi, ketika saya traveling saya selalu #livetweet di akun Twitter saya https://twitter.com/barrykusuma berbagi informasi secara live ini ternyata banyak manfaatnya, saya bisa mendapatkan informasi2 terbaru tentang destinasi tersebut dari teman2 saya dan seringkali Media langsung menawarkan foto2 dan artikel pada saat saya Traveling menawarkan untuk dipublikasikan di majalahnya. walaupun tidak menawarkan foto secara langsung, malah kita yang ditawarkan kan hehe..

Buatlah Blog yang berisi Catatan perjalanan kita.


Blog yang informatif dan bermanfaat itu akan selalu dikunjungi orang, selain dikunjungi sebuah posting blog akan terindex oleh mesin pencari seperti google dan yahoo. semakin banyak visitor yang masuk ke blog kita akan semakin naik blog kita di google rank. semakin banyak traffic yang mengunjungi blog kita kita bisa beriklan foto2 yang kita punya dan bahkan banyak brand yang mungkin mau memasang iklan diblog kita. untuk blog ini tetap saja sifatnya jangan hardselling ya, misal seperti blog saya www.alambudaya.com ini berisi tentang semua catatan perjalanan saya keliling Indonesia. disini saya memberikan informasi yang informatif dan pembaca pun senang karena dapat informasi yang bermanfaat. diblog saya ini saya menaruh banner kecil disebelah kanan yang mempromosikan stok foto yang saya punya, nah disini menjadi win2 solution kan..pembaca senang, dan kita juga senang bisa memanfaatkan untuk berpromosi.

Menjual Stok Foto di Agency Stok Foto profesional.


ada beberapa agency stok foto terbesar di dunia, diantaranya ada corbis, alamy dan getty. nah jika anda sudah punya cukup banyak stok foto mungkin bisa menawarkan stok stok foto yang anda punya untuk dijualkan oleh mereka, memang untuk masuk ke Agency Stok Foto ini cukup ketat dan mereka punya standar seleksi yang cukup susah. tetapi jika anda bisa masuk ke Agency mereka dan dijual secara worldwide, penghasilan yang didapatkan sangat worthed kok.

Membuat Buku Travel atau Photobook.


mendapatkan royalty dari penjualan buku adalah salah satu pemasukan untuk Travel Photographer, jika anda suka menulis kenapa tidak dituangkan saja kedalam buku. selain buku sangat bermanfaat bagi pembaca, anda juga bisa mendapatkan royalti. tetapi bagaimana jika anda tidak bisa menulis, Travel Photographer banyak membuat buku Photobook. Photobook ini biasanya berisi tentang foto foto terbaik dari fotografer tersebut, dan bisa dijual di toko buku maupun dijual secara personal.


Mengikuti lomba foto agar bisa mengasah skill.


Saat ini sangat banyak lomba foto baik nasional maupun internasional yang diadakan, hadiahnya juga bervariasi dari kecil sampai besar yang nominalnya bahkan bisa sampai ratusan juta rupiah. ketika awal saya menggeluti profesi Travel Photographer saya sering juga mengikuti kompetisi lomba foto, ketika menang hadiah tersebut lumayan untuk bisa jadi modal jalan jalan lagi. selain itu Lomba Foto juga bisa untuk mengasah kemampuan kita memotret, karena disitu pasti kita banyak melihat foto foto yang masuk. mempelajari foto yang bagus seperti apa, istilahnya sambil menyelam minum air kenapa tidak..

Referensi menentukan harga Stok Foto untuk kebutuhan Komersil.


hasil foto Travel kita disewa orang, kita pasti senang bukan. tetapi kita bingung untuk menentukan berapa harga sewanya, ini saya ada referensi sewa stok foto secara Global dari Getty. price list ini bisa jadi patokan harga kalau ada orang yang berminat dengan stok foto travel kita. wah mahal juga ya harga sewanya, ya foto foto Travel anda sudah seharusnya dihargai mahal. karena Stok Foto bersifat momen dan tidak bisa diulang, walaupun anda punya banyak uang untuk memotret tetapi kalau momen itu sudah tidak ada berapapun uang yang anda keluarkan tidak bisa menciptakan foto yang sama.

jadi gausah bingung lagi menentukan harga sewa foto, karena ternyata di dunia sudah ada standarisasi harga stok fotonya..

yang harus dihindari oleh seorang Travel Photographer.

saat ini ada 2 macam agency stok foto, yang pertama adalah Microstock (shutterstock, fotolia, istockphoto dll) dan yang kedua adalah Macrostock (Corbis, alamy, Getty dll). kedua agency ini adalah menawarkan menjual stok2 foto yang kita punya, saran saya jika anda ingin menjadi seorang Travel Photograper yang profesional HINDARI dan JANGAN memasukkan stok2 foto yang anda punya ke Microstock seperti Shutterstock, Fotolia dll. agency stok foto ini menawarkan foto anda dengan sangat murah, ada beberapa alasannya.


1. Foto yang dijual di Microstock sangat murah, harga start dari 0.10 dollar sd 1 dollar perfotonya dan bersifat royalty free dan foto bebas digunakan tidak dibatasi waktunya.

2. banyak kejadian teman2 yang memasukkan fotonya di microstock, foto2 tersebut terpampang di bilboard. dan advertising yang menjual foto tersebut ke klien seharga puluhan juta, padahal mereka hanya membeli beberapa dollar saja. akhirnya fotografernya hanya gigit jari saja kan, yang rugi siapa?

3. karena foto yang dijual sangat murah, saat ini foto2 dari Microstock banyak sekali dibajak di Torrent. lihat foto dibawah, di Torrent hasil2 foto download dari microstock disharing disini, termasuk foto2 terbaru. dari sini foto2 tersebut banyak diperjualbelikan bebas di Glodok dan anda tidak bisa menuntuk karena mereka punya high ress dan foto2 yang dijual bersifat royalty free.

memang menjual stok foto yang anda punya adalah hak anda, tetapi siapa lagi yang menghargai karya kita kalau bukan anda sendiri. menjadi Travel Photographer membutuhkan proses yang panjang dan tidak ada jalan instan, sebenarnya sama sih dengan bidang usaha apapun. asal kita selalu konsisten dan terus berkarya, bukan tidak mungkin anda menjadi Fotografer Travel yang sukses.


Artikel oleh Barry Kusuma (Travel Photographer).
www.smileindonesia.com (Travel and Photography, Travel Journey from Barry Kusuma.)
http://instagram.com/barrykusuma (Inspiring Photos through the Lens)
www.barrykusuma.com (Gallery Foto, dari Sabang sampai Merauke)
Follow my Twitter for Free Travel Tips @BarryKusuma

"Traveling Indonesia is like a box of chocolates, you never know what you're gonna get”

Nusa Lembongan island : The Paradise Beach.


Banyak orang sudah bahkan beberapa kali mengunjungi Bali. Namun, apakah ada yang pernah mengunjungi Nusa Lembongan? Nusa Lembongan dan Penida adalah salah satu dari beberapa pulau kecil nan indah yang mengelilingi Bali. Pulau Lembongan atau dalam bahasa Bali disebut Nusa Lembongan adalah sebuah pulau kecil di dekat Nusa Ceningan dan Nusa Penida. Pulau ini terletak di Selat Badung sebelah tenggara Pulau Bali. Pulau yang memiliki panjang 4,6 km dan lebar 1–1,5 km ini berada kira-kira 11 km di sebelah tenggara Bali. Secara administratif, pulau ini termasuk wilayah Kabupaten Klungkung. Pencaharian utama masyarakatnya adalah bertani rumput laut dan sebagian lagi bekerja di sektor pariwisata.

Bagi yang ingin mencoba suasana baru di Bali, Nusa Lembongan adalah tujuan wisata yang sangat disarankan. Di sini tidak ada mobil. Jumlah motor yang berlalu lalang pun tidak banyak. Untuk berkeliling, wisatawan lebih banyak mengandalkan sepeda. Tidak hanya itu, pantai dan suasananya lebih tenang dan sepi dibandingkan pantai-pantai lain di Pulau Bali. Untuk bisa mengunjungi Nusa Lembongan, kita hanya perlu datang ke Sanur. Di Sanur ada banyak transportasi kapal menuju Nusa Lembongan. Kita hanya tinggal memilih apakah menggunakan speedboat atau kapal kayu. Lama perjalanan sekitar 30 menit hingga 45 menit menggunakan speedboat atau satu hingga satu setengah jam dengan perahu kayu. Jika bujet kita terbatas dan ingin menikmati pemandangan laut Bali, kita sebaiknya menjajal naik kapal kayu saja.


Desa Lembongan banyak memiliki tempat-tempat menarik seperti pantai berpasir putih, goa alam dan buatan yang unik, tebing laut yang menantang, dan rawa-rawa yang penuh misteri. Karena keindahan alamnya lebih baik dari dua pulau lainnya yaitu Nusa Penida dan Nusa Ceningan, pulau mungil di tenggara Bali ini bisa menjadi pilihan tepat untuk berwisata pantai.

Lingkungan pulau ini masih terjaga sehingga pemandangannya masih terlihat cantik alami. Di sana ada banyak peselancar mancanegara dan dalam negeri yang berkunjung untuk menaklukkan ombak di Nusa Lembongan. Kekayaan biota lautnya juga tak kalah memukau dan kerap menjadi lokasi penyelaman. Guna memudahkan wisatawan, ada banyak pengelola wisata dan operator diving di Nusa Lembongan menyediakan perlengkapan untuk melakukan diving maupun snorkling. Selain itu pasar kerajinan dan perkampungan penduduk juga sering dikunjungi wisatawan.


Untuk menikmati keindahan Nusa Lembongan, kita sebaiknya menyewa motor. Kecuali jika menginap lebih dari dua malam, bersepeda menjadi alternatif lain yang lebih baik. Waktu yang cocok untuk menikmati Nusa Lembongan adalah 2 hari semalam, berangkat pagi hari dan pulang sore keesokan harinya. Harga sewa kendaraan (motor dan mobil) motor sedikit lebih mahal dari Denpasar. Jika umumnya di Denpasar tarif motor Rp50.000 per hari, di Nusa Lembongan bisa mencapai Rp70.000. Tempat penyewaan motor bisa kita jumpai di Pantai Nusa Lembongan. Di sana ada banyak agen perjalanan dan penduduk sekitar yang menawarkan motor.


Sepeda bisa kita sewa di hotel tempat kita menginap. Rata-rata hotel di Nusa Lembongan menyewakan sepeda. Tarif sewanya pun cukup mahal sekitar Rp40.000–50.000 per hari. Meski tarif sewa mobil dan motor di Nusa Lembongan lebih mahal, tetapi penginapan di sana banyak penginapan yang bertarif murah dengan kebersihan yang terjaga. Sebaiknya kita tidak mencari penginapan mahal karena di Nusa Lembongan kita bisa beraktivitas seharian. Penginapan di sini pun bisa dipesan secara go show. Semua objek wisata pantai di Nusa Lembongan ini sepi dan termasuk privat. Jadi, jika berlibur ke Bali, tidak ada salahnya meluangkan waktu dua hari di pulau kecil yang cantik ini.


Fotografi dan Artikel oleh Barry Kusuma
www.smileindonesia.com (Travel and Photography, Travel Journey from Barry Kusuma.)
http://instagram.com/barrykusuma (Inspiring Photos through the Lens)
www.barrykusuma.com (Gallery Foto, dari Sabang sampai Merauke)
Follow my Twitter for Free Travel Tips @BarryKusuma

"Traveling Indonesia is like a box of chocolates, you never know what you're gonna get”

Tips dan Trik Memotret Royal Ngaben.


Satu perhelatan besar di Ubud Bali adalah Royal Ngaben Cremation, event ini adalah termasuk yang terbesar di Pulau Bali. yang menarik Royal Ngaben Cremation ini adalah persiapannya yang panjang, biasanya memakan waktu persiapan 1 sd 2 bulan mulai dari pembuatan bade atau menara yang akan digunakan untuk ngaben. sehingga persiapan ini sudah membuat magnet bagi para turis yang akan melihat.

Ngaben sendiri adalah upacara terakhir dan yang paling penting dari setiap kehidupan Bali. di mana jiwa dilepaskan sepenuhnya dari tubuh untuk naik ke surga dan akan bereinkarnasi. yang bertujuan untuk mengirim Jiwa almarhum untuk kehidupan selanjutnya. karena menurut kepercayaan Masyarakat Bali yang meninggal hanya sementara dan akan bereinkarnasi akan mendapatkan ketenangan terakhir di Moksha (pembebasan dari reinkarnasi dan siklus kematian).


Jenajah dibawa dan diiring menuju Bade, atau menara untuk selanjutnya dibawa ke Pure lain.
Kremasi adalah peristiwa besar di Bali, terutama Upacara kremasi kerajaan seperti di Ubud Agustus 2011 yang lalu, Royal Cremation sangat menarik dan menjadi magnet Pariwisata di Bali, yang meninggal adalah anggota keluarga dekat kerajaan atau bahkan Raja itu sendiri. persiapan sebelum ngaben melibatkan banyak banjar (kampung) yang tentunya melibatkan banyak orang. persiapan ini sendiri sangat menarik perhatian wisatawan, kebetulan acara Royal Cremation ini diadakan di Puri Dalem Ubud yang letaknya didepan pasar tradisional Ubud.


upacara yang rumit dan banyak persiapan sebelum dan setelah kremasi.salah satunya adalah pembuatan bade dan patung Lembu sudah dimulai sejak sebulan, pembuatannya pun dibuat sangat teliti dan detail. yang sangat menghibur pada hari H ada banyak upacara adat dan tarian yang ada sebelum acara.

ada beberapa tips untuk mendapatkan hasil maksimal dalam memotret dan menonton Royal Cremation Ngaben :

1. Ngaben adalah event terbesar dan kolosal di Bali, sehingga akan sangat banyak yang akan menonton. datanglah pada saat subuh di lokasi, selain parkir kendaraan kita ditempat yang aman. kita bisa mencapai lokasi dengan tepat waktu, karena menjelang perayaan Ngaben, banyak jalan utama menuju Ubud yang ditutup.


2. Banyak acara dan perayaan budaya di Dalam Pura Dalem Ubud, seperti tari tarian, upacara adat lainnya persiapan dan lain lain. pakailah busana yang sopan dan formal, untuk menghormati acara tersebut dan jangan lupa membawa pakaian sembahyang Bali seperti udeng atau ikat kepala. karena untuk memasuki Pura Dalem Ubud kita diharuskan memakai Pakaian Sembahyang Bali ini.

3. Berhati hatilah dengan barang bawaan anda, terutama kamera. usahakan jangan berganti ganti lensa, cukup 1 kamera dengan 1 lensa. karena penonton sangat penuh dan akan membahayakan diri anda sendiri jika terlalu mencolok.


4. Makan dan membawa minuman sangat penting untuk mengikuti Acara ini, karena prosesi Ngaben biasanya dilakukan pada saat siang dan cuaca sangat terik. dibutuhkan fisik yang kuat dan sehat untuk memotret Royal Ngaben Cremation ini.



Fotografi dan Artikel oleh Barry Kusuma
www.alambudaya.com (My travel journey, lets explore beauty of Indonesia)
http://instagram.com/barrykusuma (Inspiring Photos through the Lens)
www.barrykusuma.com (Gallery Foto, dari Sabang sampai Merauke)
Follow my Twitter for Free Travel Tips @BarryKusuma

"Traveling Indonesia is like a box of chocolates, you never know what you're gonna get”

Memilih Kamera Mirrorless untuk Traveling.


Artikel oleh Barry Kusuma (Travel PhotoBlogger)

Kamera mirrorless adalah kamera digital yang mulai populer ditahun 2008, sebenarnya Kamera Mirrorless ini adalah kamera yang mirip DSLR dan tidak memakai cermin dan bentuknya lebih kecil dan ringan jika dibandingkan DSLR. saya ingat pada tahun 2005 kita tidak bisa memilih mau kamera DSLR atau kamera saku? Kalau pilihannya ingin memotret dengan kualitas foto terbaik, kecepatan dan bisa mengontrol manual, maka pilihannya adalah kamera DSLR. Sementara kalau mau memotret dokumentasi dan ringan dibawa kemana mana, ukuran kecil, enteng, gampang semua orang bisa pakai, harga terjangkau maka pilihannya jatuh ke kamera pocket, tetapi ada yang harus dikorbankan disini yaitu kualitas foto yang tidak maksimal.


Karena ada gap dan perbedaan inilah muncul kamera mirrorless yang berada ditengah tengah karena bentuknya kecil, enteng dan kualitas foto yang sama bagusnya dengan DSLR. Cara kerja kamera DSLR membutuhkan cermin (mirror) untuk memunculkan gambar di viewfinder, sedangkan kamera mirrorless memunculkan gambar dengan membuang cermin yang ada di DSLR inilah yang menghemat ukuran dan berat kamera (juga memangkas harga) kekurangannya Kamera Mirrorless tidak ada viewfinder optik di sebagian besar kamera mirrorless.3 - 4 tahun lalu saya salah satu orang yang belum mempercayai kualitas Kamera Mirrorless setara dengan DSLR, tetapi setelah saya mencoba Kamera Mirrorless dengan sensor APSC dan mengirim hasil foto tersebut ke Agency Stok Foto saya GettyImages di USA. diluar dugaan GettyImages mereka menerima hasil dari kamera mirrorless saya, dari sini secara tidak langsung hasil kamera Mirrorless itu sudah diakui sama dengan DSLR kualitas fotonya.

Foto yang dihasilkan oleh kamera mirrorless lebih mampu mengambil foto ditempat gelap dan minim noise.
Memilih Kamera Mirrorless yang terpenting harus diperhatikan adalah sensor yang digunakan kamera tersebut, Sensor inilah yang menentukan kualitas hasil foto. saat ini beragam sensor yang digunakan oleh produsen kamera. masing masing produsen kamer mempunyai beragam ukuran sensor yang dipakai, mulai dari yang sebesar kamera DSLR hingga sekecil kamera saku. terus bagaimanakah memilih kamera mirrorless yang bagus, jawabannya tergantung kebutuhan kita apa? kalau saya kebutuhan Stok Foto yang membutuhkan kualitas pembesaran foto yang bisa dicetak besar tidak pecah, desain dan bentuk kamera itu nomor dua bagi saya. tetapi ada juga orang yang membeli kamera mirrorless karena kecilnya, ringkas dan terlihat trendy. ada juga yang membeli kamera mirrorless dari bentuk kameranya yang vintage. semua itu benar dan tidak ada yang salah, kembali lagi memilih kamera mirrorless disesuaikan dengan kebutuhan kita sebagai pemakai.

Aneka ragam sensor di Kamera Mirrorless : 

- sensor APS-C
- sensor Four Thirds
- sensor Nikon CX (1 inci)
- sensor kecil 1/2.3 inci (Pentax Q)
semakin besar sensor yang dipakai semakin bagus kualitas foto di kamera tersebut, walaupun faktor lensa juga mempengaruhi kualitas foto.

Profesi saya sebagai Travel Photographer dituntut untuk mendapatkan hasil gambar terbaik disegala situasi dan kondisi, banyaknya kamera dan lensa yang kita bawa itu bisa mengganggu kenyamanan pada saat traveling. ada banyak keuntungan ketika saya membawa kamera mirrorless.

Keuntungan memakai Kamera Mirrorless untuk Travelers dan Fotografer :

1. Ringan, kalau dahulu saya membawa tas backpack untuk membawa 2 body dslr dan 2 lensa wide dan range normal. tetapi dengan mirrorless saya hanya cukup membawa 1 tas selempang yang bisa diisi oleh 2 kamera Mirrorless 1 dengan lensa 12-24mm dan 1 body lagi dengan lensa 18-55mm. 

2. Kualitas Foto yang sudah sama dengan DSLR, dengan sensor yang besar dan sama yang digunakan oleh kamera DSLR membuat kualitas kamera Mirrorless sudah sama dengan DSLR.

3. Harga Terjangkau, Kamera Mirrorless sebagian besar harganya terjangkau dan terkadang lebih murah dari tipe DSLR termurah. memang ada juga kamera mirrorless yang harganya melebihi DSLR tetapi hanya sebagian kecil saja.

4. Memotret human interest lebih mudah, jika kita suka memotret human interest yang saya rasakan ketika memotret menggunakan kamera mirrorless mereka jadi tidak canggung dan cenderung cuek dengan kehadiran kita. berbeda jika kita memakai kamera DSLR yang besar mereka cenderung risih dan malu untuk difoto.

5. lebih mudah berbaur, memakai kamera mirrorless menjauhkan kesan kita adalah Fotografer beneran. karena low profile dan tidak mencolok terkadang kita dianggap turis biasa oleh masyarakat sekitar, sehingga dengan mudah kita bisa berbaur dan memotret dengan nyaman.

6. Teknologi terupdate, biasanya kamera mirrorless sekarang sudah banyak update teknologi, baik wifi, hdr dan fitur fitur yang memudahkan kita untuk memotret.


Pertanyaan banyak orang saat ini adalah, apakah saya membutuhkan kamera mirrorless? Bila anda adalah fotografer yang banyak memotret didalam studio dan model, anda lebih membutuhkan kamera kelas atas untuk bekerja. tetapi jika anda adalah Travel Photographer dan Travel blogger seperti saya, atau hobies yang suka memotret dan jalan jalan. maka kamera mirrorless cocok dengan anda. saya beruntung bisa mencoba beberapa tipe kamera mirrorless, dan saya akan sharing disini supaya anda bisa memilih kamera mirrorless sesuai dengan kebutuhan anda. ya seperti yang saya bilang diatas, memilih kamera mirrorless itu disesuaikan dengan kebutuhan dan budget anda yang terpenting.


beberapa kamera yang sudah pernah saya review, disini saya coba seobjektif mungkin. agar anda bisa menentukan kamera mirrorless mana yang cocok dengan anda.

1. Sony Nex series ( Kamera dan lensanya punya kualitas yang bagus, desain body kamera yang bagus. hanya sayang aftersales service belum sebagus kamera dan lensanya.)
2. Samsung NX series ( bentuk kameranya standar belum banyak varian dan type, lensanya harganya cukup murah dan aftersalesnya lumayan oke).
3. Olympus ( desain bagus dan vintage, punya komunitas yang kuat dan lumayan besar, sensor tidak sebesar kedua kamera diatas, tetapi cukup untuk kebutuhan komersial).
4. Fuji Series ( desain bagus dan teknologi sensor yang bagus, harganya agak mahal dibandingkan kamera lain).

jika anda punya budget lebih boleh dipertimbangkan Sony Nex Series dan Fuji Series, jika budget terbatas Samsung dan Olympus bisa jadi pertimbangan.

selain itu saya juga punya beberapa tips yang bisa jadi faktor pertimbangan ketika akan memilih kamera Mirrorless :

1. pilihlah kamera Mirrorless yang punya megapixel diatas 18MP, karena lensa mirrorless itu tidak sebagus lensa DSLR pasti ada penurunan kualitas foto disitu, sehingga sensor yang besar jika kualitas foto turun masih bisa dimaklumi.

2. jika anda membeli kamera mirrorless dengan harapan lensa DSLR anda bisa dipasang di kamera mirrorless tersebut, maka essensi dari kamera mirrorless tersebut hilang. kenapa sih orang memilih Mirrorless, kamera ringan dan kecil bentuknya.

3. carilah kamera mirrorless yang power charge USB universal, jadi kalau kita kehabisan baterai bisa di charge pakai powerbank. selain itu juga menghemat dalam membawa charger ketika traveling.

4. Body ringan dan kecil itu mutlak, jika membeli kamera mirrorless yang berukuran hampir sama dengan DSLR. lebih baik ya membeli DSLR aja.

Artikel oleh Barry Kusuma
www.smileindonesia.com (Travel and Photography, Travel Journey from Barry Kusuma.)
http://instagram.com/barrykusuma (Inspiring Photos through the Lens)
www.barrykusuma.com (Gallery Foto, dari Sabang sampai Merauke)
Follow my Twitter for Free Travel Tips @BarryKusuma

"Traveling Indonesia is like a box of chocolates, you never know what you're gonna get”

 

Pasola, Permainan Perang di Pulau Sumba.


TRADISI perang-perangan dengan menunggang kuda sambil menyerang lawan dengan lembing ini bisa kita saksikan dengan mengunjungi Pulau Sumba di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Tradisi ini disebut dengan nama Pasola.

Nama Pasola berasal dari kata "sola" atau "hola", yang berarti lembing kayu yang dipakai untuk saling melempar. Acara melempar lembing kayu ini dilakukan para pemuda desa di Sumba dari atas kuda yang sedang dipacu kencang yang berlawanan arah.

Permainan ketangkasan saling melempar lembing kayu dari atas punggung kuda ini merupakan bagian dari serangkaian upacara tradisional, yang dilakukan oleh orang Sumba yang masih menganut agama asli yang mereka sebut Marapu yaitu agama lokal masyarakat Sumba.


Kegiatan Pasola ini biasanya diadakan di dua kabupaten yaitu Kabupaten Sumba Barat dan Sumba Barat Daya melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan setempat. Pasola pada Kamis (27/3/2014) diadakan di daerah Gaura.

Kebetulan saya datang ke Pasola Sumba ini dengan Kementrian Parekraf, Kepala Seksi Sarana Distribusi dan Digital Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Budi Supriyanto mengatakan Pasola adalah ritual atraksi budaya yang dapat dijadikan obyek wisata. dan ketika saya datang kesini memang Tradisi ini sangat Epic dan kalau tidak dijaga kelestariannya budaya ini lambat laun akan hilang dengan perkembangan jaman.


Untuk ritual Pasola sendiri biasanya dilaksanakan setiap awal bulan Februari, akan tetapi perhitungan penentuan tanggal Pasola dihitung mulai dari munculnya bulan purnama dan setelah itu acara pelaksanaan Pasola akan ditentukan oleh Rato Nyale yang merupakan orang penting dalam hal penentuan tanggal pelaksanaan pasola Pasola.

Budaya yang kental dan pertimbangan Rato Nyale inilah yang membuat jadwal Pasola terkadang bisa berubah. Tetapi jika mereka sudah menentukan kapan tanggal yang pas mereka melaksanakan Pasola baru setelah itu Pemerintah Daerah menetapkan kapan Pasola akan diadakan.


Saat yang tepat untuk melihat Pasola sebenarnya datang 1 sampai dengan 2 hari dari hari H diadakan Pasola, karena sebelum hari H ada tradisi yang diadakan. Salah satunya adalah tradisi nyale yang merupakan puncak dari segala kegiatan untuk memulai pasola. Pasola, tradisi perang-perangan dengan menunggang kuda sambil menyerang lawan dengan lembing di Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur.

Sebelum Pasola dimulai biasanya diawali dengan pelaksanaan adat nyale. Adat nyale adalah salah satu upacara yang memanjatkan rasa syukur atas anugerah yang didapatkan, yang ditandai dengan datangnya musim panen dan cacing laut yang melimpah di pinggir pantai.



Adat tersebut dilaksanakan pada waktu bulan purnama dan cacing-cacing laut (dalam bahasa setempat disebut nyale) keluar di tepi pantai. Para Rato (pemuka suku) akan memprediksi saat nyale keluar pada pagi hari, setelah hari mulai terang.

Nyale kemudian dibawa ke majelis para Rato untuk dibuktikan kebenarannya dan diteliti bentuk serta warnanya. Bila nyale tersebut gemuk, sehat, dan berwarna-warni, pertanda tahun tersebut akan mendapatkan kebaikan dan panen yang berhasil. Sebaliknya, bila nyale kurus dan rapuh, akan didapatkan malapetaka. Setelah itu penangkapan nyale baru boleh dilakukan oleh masyarakat. Tanpa mendapatkan nyale, Pasola tidak dapat dilaksanakan.


Pasola sendiri dilaksanakan di padang yang luas, disaksikan oleh warga dari kedua kelompok yang bertanding, masyarakat umum, dan wisatawan asing maupun lokal. Setiap kelompok warga terdiri lebih dari 100 pemuda bersenjatakan tombak yang dibuat dari kayu berujung tumpul dan berdiameter kira-kira 1,5 cm. Walaupun berujung tumpul, permainan ini dapat memakan korban jiwa.

Kalau ada korban dalam Pasola, menurut kepercayaan Marapu, korban tersebut mendapat hukuman dari para dewa karena telah melakukan suatu pelanggaran atau kesalahan. Dalam permainan Pasola, penonton dapat melihat secara langsung dua kelompok ksatria Sumba yang sedang berhadap-hadapan, kemudian memacu kuda secara lincah sambil melemparkan lembing ke arah lawan.


Pasola, tradisi perang-perangan dengan menunggang kuda sambil menyerang lawan dengan lembing di Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur. Para penonton perempuan yang menyemangati para peserta Pasola semakin menambah suasana menjadi tegang dan menantang. Walaupun ada darah tercucur di tanah, konon darah tersebut bisa kembali menyuburkan tanah.

Melihat Pasola menambah decak kagum saya akan kekayaan budaya Indonesia yang sangat kental dan terjaga kelestariannya, Apalagi banyaknya peserta yang memeriahkan Pasola membuat event budaya ini menjadi festival budaya yang kolosal.


Namun kendala bagi banyak orang untuk melihat Pasola karena informasi yang minim kapan tepatnya dilaksanakan dan infrastruktur yang masih belum dibangun dengan baik. Namun ketika kita sampai dan menonton langsung Pasola ini semua terbayar sudah rasa lelah dan rasa antusias ketika menonton Pasola yang sangat meriah ini.

Fotografi dan Artikel oleh Barry Kusuma
www.smileindonesia.com (Travel and Photography, Travel Journey from Barry Kusuma.)
http://instagram.com/barrykusuma (Inspiring Photos through the Lens)
www.barrykusuma.com (Gallery Foto, dari Sabang sampai Merauke)
Follow my Twitter for Free Travel Tips @BarryKusuma

"Traveling Indonesia is like a box of chocolates, you never know what you're gonna get”

" From Hobby to Money"

Memiliki Hobby yang bisa menghasilkan uang memang dambaan setiap orang, segala apapun profesi yang kita tekuni pasti berbuah manis. apalagi jika kita memulainya dari hobi dan passion, walaupun terasa susah kita jalani pasti tidak akan terasa karena dari awal memang kita sudah suka. awalnya saya juga tidak berpikiran untuk menjadi seorang Travel Photographer, saya dari awal kuliah dulu memang suka jalan jalan. tetapi sangat sayang kalau saya tidak abadikan dengan kamera, hobi jalan jalan dan memotret ini ternyata menjadi profesi saya sampai sekarang. ya memang sangat menyenangkan jika kita punya hobi sekaligus profesi, sudah jalan2 gratis dibayarin pula ^_^.

Kunci sukses untuk bisa menjadi Travel Photographer adalah konsisten, mungkin tidak hanya Travel Photographer saja. tetapi juga pekerjaan dibidang lain membutuhkan konsisten dan fokus, karena dasarnya kita sudah suka maka segala halangan dan hambatan menjadi tidak terasa karena kita menjalaninya dengan happy.

Menjadikan Hobi sebagai Ladang Usaha memang cukup menarik, dan tema ini kebetulan diangkat di NET TV "Indonesia Morning Show" agar kita semua bisa menekuni hobi yang sudah lama kita lakukan. kebetulan saya diundang bersama mba Yovita seorang Motivator muda yang sukses dan cantik ini berbagi tips bagaimana sih agar kita bisa melakukan "From Hobby to Money" disini kita banyak sharing & memberikan tips agar bisa konsisten melakukan hobi kita. silahkan teman teman dilihat Video Indonesia Morning Show "Menjadikan Hobi sebagai Ladang Usaha" semoga bisa memberikan insight dan semakin semangat menggeluti hobinya.


Halmahera Barat The Hidden Paradise.


Kabupaten Halmahera Barat terletak di provinsi maluku utara, yang dikenal akan kekayaan rempah rempahnya yang melimpah dan pariwisata mereka yang kekayaan budaya maupun alamnya yang mempesona.

Halmahera barat memiliki banyak teluk yang dikelilingi dengan pemandangan yang luar biasa, alamnya yang masih asri dan memiliki daya tarik tinggi untuk dikunjungi. Salah satu teluk yang dikenal disana adalah teluk jailolo. Jailolo merupakan ibu kota Halmahera Barat juga sebagai pusat pemerintahan daerah. Jailolo memiliki keunggulan yang berupa keindahan laut dan alam pegunungannya.


Jailolo sering ditulis ‘Gilolo’ dalam literatur Barat dan merupakan salah satu kerajaan di Maluku. Istilah ‘Gilolo’ sebagai suatu suku bangsa merujuk pada sebuah kerajaan tua di pulau Halmahera Indonesia. Hingga saat ini tak ada satu tempat pun di dunia yang dahulu disebut Gilolo selain Pulau Halmahera di Indonesia.

Penyebutan Gilolo terkait sumber sejarah dalam sebuah buku berjudul “A New Voyage Round The World” (1697) yang ditulis William Dampier dimana memuat gambar seseorang dengan tubuh dipenuhi tato dan merupakan penduduk asli dari Jailolo. Dampier merupakan seorang pelaut Inggris yang mengunjungi Laut Selatan dan Hindia Timur untuk tugas mengelilingi bumi dan mencari daerah baru.



William Dampier pulang ke Inggris dengan membawa serta Pangeran Giolo (Painted Prince; Giolo; Jeol) yang bertato sekujur tubuhnya ke London. Dampier membawanya ke Eropa karena tertarik gambar di tubuhnya. Pangeran ini dijadikan budaknya hingga ia meninggal di Oxford karena penyakit cacar.

Pangeran Giolo kemudian dikenal sebagai ‘Painted Prince’ atau penduduk asli dari Kepulauan Rempah-Rempah yang ditato tubuhnya. Ia memiliki tato di seluruh tubuhnya yang menarik perhatian penduduk London namun bahasanya tidak mereka pahami. Pangeran Gilolo ini kemudian menghidupkan kembali seni tato di Inggris, bahkan sekarang menjadi icon penggemar tato di dunia. Pangeran Giolo tersebut diyakini berasal dari pulau rempah-rampah di Hindia Timur atau Nusantara bagian timur, yaitu Halmahera (Maluccas).


Adapun beberapa keunikan Alam dan Budaya Jailolo adalah sebagai berikut :

1. Legu lalai, merupakan tarian khas halmahera yang biasa diperagakan untuk acara acara khusus seperti menyambut tamu kesultanan atau rasa syukur panen raya. Tarian legu salai ditampilkan oleh sekelompok penari yang melambangkan sosok pekerja dan sosok putri. Para penari pria menari dengan menggunakan payung yang menyimbolkan melindungi. Tarian ini juga menggambarkan kasih saying antar sesama manusia.


2. Soya soya, adalah tarian perang dari kayoa yang dimainkan oleh laki laki. Menceritakan peristiwa yang terjadi pada 1570, saat itu sultan baabullah memerintahkan kapita kayoa dan pasukannya untuk merebut jenazah sultan khairun yang dibunuh oleh Antonio premental dibenteng kastela. Mereka berhasil merebut jenazah sultan khairun dan mengepung protugis selama 4 tahun hingga mengusirnya dari tanah maluku.

3. Jaru, merupakan salah satu bentuk keesenian masyarakat Tobaru yang konon digunakan sebgai media komunikasi penyalur ispirasi, keluhan ataupun sindiran terhadap pemerintah yang berkuasa juga digunakan dalam upacara perkawinan yang berupa pesan dan nasihat untuk mempelai.


4. Cakalele, Tarian khas maluku utara ini diadopsi dari gerakan perang yang mengguakan senjata seperti parang, tombak dan salawaku. Pada jamannya suku tobaru merupakan salah satu pasukan elit kesultanan. Sehingga mereka memiliki variasi gerak cakalele yang beragam. Setiap cakalele memiliki keunikan masing masing pada cakalele penghormatan pedang dan tombak selalu mengarah kebawah.


Sidangoli memiliki pesona alam yang sangat indah, anda bisa menikmati pemandngan puluhan pulau pulay kecil yang banyak ditumbuhi bakau. Selat yang memisahkan pulau pulau mangrove ini dihuni terumbu karang yang cantik dan dapat dilihat jelas dipermukaan. Selain perairannya yang mempesona dengan menyusuri pedalaman sidangoli selama 2 jam akan membawa anda ke kerajaan burung bidadari yang merupakan burung endemic kepulauan maluku dan hanya terdapat disini.

Selain Loloda merupakan kepulauan di ujung utara Halmahera yang terdiri atas ratusan pulau pulau kecil dengan tebingnya yang indah, kejernihan lautnya menyimpan pesona misteri yang menanti para penyelam untuk menyusuri lebih dalam dan melihat keindahan lain didalamnya. Pagi hari sekumpulan lumba nampak berenang memamerkan atraksi cantiknya yang menggemaskan. Ada juga air terjun Kahatola sebuah air terjun yang bermuara disebuah tebing dan airnya langsung jatuh ke latu. Pemandangan Jailolo Halmahera yang indah sulit ditemukan dimanapun.


Fotografi dan Artikel oleh Barry Kusuma
www.smileindonesia.com (Travel and Photography, Travel Journey from Barry Kusuma.)
http://instagram.com/barrykusuma (Inspiring Photos through the Lens)
www.barrykusuma.com (Gallery Foto, dari Sabang sampai Merauke)
Follow my Twitter for Free Travel Tips @BarryKusuma

"Traveling Indonesia is like a box of chocolates, you never know what you're gonna get”

Gua Jomblang, Menyusuri Hutan Purba dan Mencari Cahaya di Perut Bumi.


Mendengar kata Yogyakarta pasti banyak hal yang kita bisa lakukan disini, Ya Jogja merupakan destinasi Wisata yang spesial buat saya. karena Jogja punya paket lengkap Wisata apa saja ada disini baik budaya maupun alamnya yang mempesona. banyak orang ke Jogja pasti belanja di Malioboro atau mengunjungi candi Prambanan dan Borobudur, banyak yang belum tahu kalau di Kabupaten Gunung Kidul banyak wisata alam, selain pantai di Kawasan Gunung Kidul ternyata menyimpan keindahan Gua - Gua yang banyak tersebar. dahulu Gua Gua yang terdapat disini belum banyak yang memanfaatkannya untuk tujuan wisata. namun saat ini sudah banyak operator travel lokal yang menggali potensi wisata Gua.


Gua Jomblang merupakan salah satu gua dari ratusan gua di kawasan Gunungkidul, Gua Jomblang ini terkenal karena keunikan dan keindahannya. Tidak heran jika Gua Jomblang ini dijadikan tempat pengambilan gambar acara Amazing Race Amerika pada tahun 2011 dan semakin membuatnya populer. Gua Jomblang merupakan gua vertikal yang bertipe collapse doline, Gua ini terbentuk akibat proses geologi amblesnya tanah beserta vegetasi yang ada di atasnya ke dasar bumi yang terjadi ribuan tahun lalu. Runtuhan ini membentuk sinkhole atau sumuran yang dalam bahasa Jawa dikenal dengan istilah luweng. dan itulah yang membuat unik karena didalam gua terdapat luas mulut gua sekitar 50 meter ini sering disebut dengan nama Luweng Jomblang, dan inilah tujuan utama dari Gua Jomblang ini.


Nah sekarang untuk memasuki Gua Jomblang yang tingginya 60 meter ini diperlukan nyali yang banyak dan selain itu juga diperlukan kemampuan teknik tali tunggal atau single rope technique (SRT). siapapun yang hendak caving di Jomblang wajib menggunakan peralatan khusus yang sesuai dengan standar kemanan caving di gua vertikal dan harus didampingi oleh penelusur gua yang sudah berpengalaman. tapi tenang saja buat yang belum pernah mengeksplore Gua disini ada Operator Cave Kalisuci yang siap menurunkan anda kedalam gua, anda cukup didampingi oleh penelusur gua yang berpengalaman dan jangan takut diketinggian dah cuma itu saja. Persiapan sebelum menuruni Gua kita sudah harus memakai sepatu boot, helm, dan headlamp, seorang pemandu pun memasangkan SRT set di tubuh dan kalau tidak salah perlengkapan SRT set tersebut terdiri dari seat harness, chest harness, ascender / croll dll.


Setelah siap dipinggir bibir Gua ini kita akan dipasang lagi oleh SRT dan umumnya turun kebawah berdua, ketika turun sensasi mendebarkan ketika melihat kedalam gua. ternyata 60 meter ini sangat dalam dan tinggi juga apalagi turun gua ini sangat perlahan, tetapi setelah beberapa meter turun rasa panik itu hilang dan berganti rasa yang menyenangkan tidak sabar sampai didasar Gua. ketika pertengahan dinding gua saat turun sejauh mata memandang kita melihat perbukitan karst dan pohon jati yang meranggas, sedangkan di perut Gua Jomblang terhampar pemandangan hijaunya hutan yang sangat subur. Aneka lumut, paku-pakuan, semak, hingga pohon-pohon besar tumbuh dengan rapat. Hutan dengan vegetasi yang jauh berbeda dengan kondisi di atas ini sering dikenal dengan nama hutan purba. ya saat ini Gua Jomblang merupakan tempat Konservasi tumbuhan, karena jenis tumbuhan yang berada di mulut Gua ini sudah menjadi endemik dan didaratan atas sudah tidak ada lagi jenisnya.


Sesampai di mulut Gua suasana agak pengap dan panas, dan Penelusur Gua menjelaskan dan menunjukan jalan menuju masuk kemulut gua. sepanjang jalan banyak tumbuhan yang menjuntai tinggi, dan ketika akan memasuki mulut Gua disinilah tantangannya karena jalan setapak turun kebawah sangat curam, licin dan terjal. untungnya disediakan tali tambang untuk agar bisa berpegangan agar tidak jatuh. sesampai di mulut gua dilanjutkan perjalanan menuju Luweng Grubung dengan memasuki sebuah mulut gua yang berukuran sangat besar. Jomblang & Grubug ini dihubungkan dengan sebuah lorong sepanjang 300 meter. semakin jauh berjalan cahaya semakin sirna tetapi kita bisa melihat berbagai aneka ornamen cantik yang menghiasi lorong ini dengan bantuan senter dan penerangan dari Guide penelusur gua, bentuk dinding lorong gua seperti batu kristal, stalaktit, serta stalagmit yang indah. tidak berasa lama berjalan terdengar suara gemuruh aliran sungai dan seberkas cahaya terang di tengah kegelapan. 


Dan sungguh mengagumkan seberkas sinar dan view yang terpampang di hadapan saya. Sinar matahari yang menerobos masuk dari Luweng Grubug setinggi 90 meter membentuk satu tiang cahaya, menyinari flowstone yang indah serta kedalaman gua yang gelap gulita. disini saya juga mendengar air deras mengalir dan ternyata dibagian bawah terdapat sungai yang mengalir. Air yang menetes dari ketinggian turut mempercantik pemandangan. tidak salah jika banyak orang terkagum kagum datang kesini ketika menyaksikan lukisan alam yang dikenal dengan istilah cahaya surga. kita juga bisa berfoto foto disini dengan menghadap sinar mentari, tetapi kita harus membuka sepatu boot karena dikhawatirkan sepatu yang menginjak batu yang sudah ribuan tahun rusak.


Fotografi dan Artikel oleh Barry Kusuma
www.smileindonesia.com (Travel and Photography, Travel Journey from Barry Kusuma.)
http://instagram.com/barrykusuma (Inspiring Photos through the Lens)
www.barrykusuma.com (Gallery Foto, dari Sabang sampai Merauke)
Follow my Twitter for Free Travel Tips @BarryKusuma

"Traveling Indonesia is like a box of chocolates, you never know what you're gonna get”