21 Budaya & Kebiasaan Orang Jepang yang harus Kamu Ketahui.


Kebudayaan Jepang sangatlah menarik. Ketika kita mendengar kata ‘Jepang’, hal pertama yang muncul di pikiran adalah sumo, sushi, dan samurai. Memang ketiga hal ini merupakan bagian dari kebudayaan Jepang tapi sesungguhnya masih banyak lagi yang bisa dipelajari dari negara ini dan kebudayaannya. menyangkut kebudayaan orang Jepang dimana mereka masih berpegang teguh pada kebudayaan kunonya namun di saat yang sama harus berhadapan dengan kemajuan teknologi yang pesat.
Dengan penduduk sekitar 130 juta jiwa, Jepang masih berusaha mempertahankan identitas budayanya, meski hal tersebut tidaklah mudah seiring perkembangan teknologi dan kereta cepat shinkansen. Masih ada banyak fakta dan hal menarik mengenai budaya Jepang. Selain mempelajari sejarah dan budayanya, kita juga bisa mempelajari cara hidup mereka sehari-hari. Mungkin ada beberapa hal yang dianggap aneh dan tak lazim, namun perlu diingat bahwa tiap negara memiliki budaya dan cara hidup sendiri-sendiri.
1. Masyarakat Cina mungkin dikenal sebagai peminum teh, tapi orang Jepang lebih tertarik pada kopi. Mereka mengimpor dan juga mengkonsumsi sekitar 85% dari produksi kopi Jamaika.

2. Tingkat penduduk yang bisa membaca dan menulis di Jepang adalah salah satu yang tertinggi di dunia, hampir mencapai 100%. Banyak yang berpendapat bahwa sistem pendidikan Jepang yang berat merupakan salah satu alasan mengapa penduduknya bisa membaca dan menulis. Tingkat pengangguran di Jepang kurang dari 4%.

3. Masih berkaitan dengan soal membaca dan menulis, ada empat sistem penulisan yang umumnya dipakai di Jepang: Romaji (tulisan Romawi yang digunakan untuk menerjemahkan tulisan Jepang), Katakana (digunakan untuk istilah asing dan nama, bahasa pinjaman, dan istilah ilmiah), Hiragana (digunakan dengan tulisan Kanji untuk istilah asli Jepang dan tata bahasanya), dan Kanji (yang diambil dari karakter bahaa Cina). Ada baiknya Anda mempelajari sedikit bahasa Jepang sebelum Anda berkunjung ke negara itu.
Hakuba Japan Video by Barry Kusuma
 
4. Olahraga nasional di Jepang adalah sumo. Berawal dari sekitar abad ke-8, sumo awalnya adalah bentuk doa untuk hasil panen yang melimpah, sebelum akhirnya berkembang menjadi olahraga umum di mana dua pria bertarung di atas ring yang berbentuk bulat. Pemenangnya adalah mereka yang berhasil mendorong atau menjatuhkan lawannya keluar dari ring – atau bagian tubuh lainnya keluar dari ring. Sumo adalah bentuk tradisi Jepang yang masih ada sampai sekarang, mengandung kebiasaan dan bahkan cara berpakaian yang kuno.

5. Selain sumo, olahraga lainnya yang cukup terkenal adalah baseball. Mulai dari tahun 1870, baseball telah menjadi bagian hidup masyarakat Jepang – hampir sama dengan yang terjadi pada masyarakat Amerika. Perbedaannya hanyalah ukuran bolanya, daerah pukul, dan lapangannya.

6. Anda bisa menemukan begitu banyak mesin otomatis (vending machine) yang menawarkan beragam benda, mulai dari bir, Pringles, telur mentah, ayam goreng, dan bahkan mobil.
7. Selain kesukaan mereka pada mesin otomatis, masyarakat Jepang juga memiliki banyak kafe dengan tema dan kesukaan khusus. Ada kafe khusus pecinta binatang di mana pengunjung bisa bermain dengan anak kucing atau anak anjing. Ada pula kafe di mana Anda bisa tidur siang dengan orang asing sambil berpelukan.

8. Sushi memang baru-baru saja terkenal di Amerika selama beberapa dekade terakhir. Pada kenyataannya, sushi sudah ada di Jepang sejak abad ke-8. Awalnya sushi adalah suatu bentuk pengawetan ikan dalam balutan nasi yang sudah difermentasi. Namun, saat ini, sushi telah berkembang menjadi salah satu makanan modern. Jenis ikan yang paling sering digunakan untuk sushi adalah salmon, tuna merah, dan tuna berlemak medium. Sushi termahal di Jepang dapat ditemukan di sebuah restaurant di Tokyo, bernama Sukibayashi Hiro, di mana Anda harus membayar sebanyak $300 sampai $500 untuk makanan selama 15 menit.

9. Daging kuda juga cukup terkenal di Jepang. Cara penyajian yang paling populer adalah disajikan mentah dan diiris tipis, disebut basashi, di mana daging tersebut dicelup ke dalam saus kecap dan dimakan dengan jahe. Jika Anda berminat, ada es krim rasa basashi, yang jumlahnya cukup terbatas.

Hakuba Japan Video by Barry Kusuma

10. Di Indonesia, menyeruput makanan, seperti ketika makan mie atau sup, dianggap tidak sopan. Namun, hal tersebut justru disarankan ketika di Jepang, di mana Anda dianggap memuji makanan dan kelezatannya.

11. Pasar Ikan Tsukiji terletak di Tokyo. Pasar tersebut merupakan pasar grosir terbesar di dunia untuk hasil laut dan ikan. Ada pasar bagian dalam dan luar. Anda bisa menemukan grosiran dan lelangan hasil laut di bagian dalam. Di bagian, Anda bisa menemukan toko grosir dan retail, menjual peralatan dapur, hasil ikan, dan juga sushi. 

12. Salah satu jenis hasil laut yang berbahaya adalah ikan fugu. Chef yang mengolahnya harusnya menjalani pelatihan selama 11 tahun dan memakan hasil olahannya sebelum mendapatkan sertifikat. Jika bagian yang beracun dari ikan tersebut tertelan, bisa mengakibatkan pusing, mual, dan sakit kepala, diikuti oleh sesak napas dan bahkan kematian karena kesulitan bernapas. Tidak ada penangkal racun untuk racun ini namun korban bisa diselamatkan nyawanya jika isi perutnya segera dikeluarkan, diberikan arang secara teratur, dan menggunakan mesin penopang hidup sampai racunnya bisa dinetralisir atau dikeluarkan oleh tubuh.

13. Ada 18 penerima Nobel yang berasal dari Jepang, terutama dari bidang kimia, obat, dan fisika
Anime sangat populer di Jepang, di mana produksi untuk TV dan layar lebar mendominasi sekitar 60% dari animasi dunia. Ada sekitar 130 sekolah untuk pengisi suara anime di negara ini

14. Membuka sepatu adalah hal yang lumrah namun sering kali membingungkan turis asing. Jika Anda memasuki rumah dan lantainya lebih tinggi 6 inci, berarti Anda perlu membuka sepatu dan menggantinya dengan sandal. Jika rumah tersebut memiliki lantai yang ditutupi oleh permadani tatami dan tingginya sekitar 2 inci, Anda harus melepaskan sandal. Ada pula sandal khusus di toilet yang digunakan hanya ketika Anda menggunakan ruang tersebut dan harus dilepaskan ketika Anda meninggalkan ruang tersebut.

15. Komunikasi non verbal merupakan hal yang penting di Jepang, mendominasi percakapan dengan cara yang positif atau negatif. Orang Jepang sangat peka akan perubahan nada, postur, atau ekpresi wajah. Perhatikan bahasa tubuh Anda jika Anda tidak ingin menimbulkan kesalahpahaman. Mempelajari bahasa tubuh juga menarik sekali – ada kelasnya jika Anda ingin mencoba.

16. Populasi di Jepang, didominasi oleh manula. Sekitar 23% dari keseluruhannya adalah warga berusia di atas 65 tahun. Manula sangat dihargai dan dihormati di Japang. Makanan dan minuman akan diberikan kepada manula terlebih dahulu.

17. Jepang memiliki tata karma tersendiri mengenai perkenalan atau bertemu orang baru. Biasanya, Anda harus menunggu sampai Anda diperkenalkan karena memperkenalkan diri sendiri dianggap tak sopan. Berjabat tangan tidak apa-apa bagi orang asing, namun sesame orang Jepang akan saling membungkuk. Semakin dalam Anda membungkuk, semakin terhormat kedudukan orang yang Anda hadapi.

18. Tata karma yang sama juga berlaku untuk tata cara makan. Anda harus menunggu sampai ada yang mengarahkan di mana Anda duduk. Tamu kehormatan atau yang tertua akan duduk di pusat meja. Penggunaan sumpit pun penting. Jangan pernah menungganakan sumpit untuk menunjuk atau menusuk makanan. Taruh sumpit di tempatnya tersendiri ketika mengunyah dan jangan disilang. Tiap makanan harus dimakan sedikit-sedikit. Jangan pernah mencampur nasi dengan makanan lain. Anda bisa mencoba makanan atau lauk dulu, diikuti oleh suapan nasi dengan menggunakan sumpit.

19. Meskipun tampak seperti negara yang disiplin dan kaku, orang Jepang mengerti bahwa budaya mereka berbeda dengan budaya negara lainnya. Mereka cukup pengertian jika Anda melakukan kesalahan, selama Anda tidak menyadarinya dan segera meminta maaf.

20. Negara Jepang sangat terkenal akan disiplin dan servicenya yang tinggi, Japan Airlines yang merupakan airlines nasional negara Jepang ini merupakan salah satu maskapai terbaik di dunia. Karena ketepatan waktu, lounge VIP Japan Airlines juga merupakan salah satu lounge terbaik di dunia, karena sangat lengkap makanan dan kenyamanannya disini.

21, Jepang merupakan salah satu negara yang punya kejujuran yang sangat tinggi, jika anda meninggalkan dompet di kereta ataupun di tempat publik maka orang yang menemukannya akan menghubungi atau memberikannya ke polisi setempat. Teman saya pernah kehilangan sepeda, beberapa bulan kemudian polisi menelpon teman saya dan memberitahu kalau sepedanya telah ditemukan.


Budaya disiplin dan kejujuran inilah yang membuat saya sangat berkesan dengan negara Jepang, saya sempat mengalami ketika pulang dari Narita ke Jakarta Menggunakan Japan Airlines. Lama perjalanan hampir 8 jam sehingga macbook saya gunakan untuk menonton film, ketika mendarat macbook tersebut saya taruh di kantung kursi depan dan terlupa tertinggal di pesawat. Sayapun juga menyadarinya setelah satu minggu lebih, ketika menghubungi Japan Airlines ternyata laptop saya disimpan dan tidak hilang. Ini merupakan pengalaman yang sangat berkesan untuk saya, ketika budaya tetap dipertahankan membuat Jepang menjadi negara favorite saya.

Photography oleh Barry Kusuma (Travel Photographer & Videographer).
http://instagram.com/barrykusuma (Inspiring Photos through the Lens)
https://www.youtube.com/barrykusuma (Barry Kusuma Youtube Channel)

7 Alasan Kenapa Kamu Harus Mengunjungi Yunani.



Waktu SD saya sangat suka sekali menonton Anime kartun Saint Seiya, latar budaya dan historynya membuat saya bermimpi kalau sudah besar nanti harus ke Yunani. Sebelum ke Yunani saya mempelajari dahulu sejarah dan budayanya, dan ternyata banyak sekali fakta unik yang membuat saya tambah ingin mengunjungi destinasi ini. Apa saja fakta unik yang menarik tentang Yunani.

1. Ada Ribuan Pulau di Yunani.

Anda bisa mempertimbangkan pelayaran ekslusif dengan menggunakan kapal pesiar yang mewah mengitari pulau Yunani. Pulau utamanya adalah Korfu, Zante, Rhodes, dan Lefkada. Namun masih ada 3000 pulau lainnya di perairan ini.
Exotic Islands in Greece Video by Barry Kusuma

Namun, dari ribuan pulau tersebut, hanya sekitar 200 pulau yang berpenghuni. Jika Anda ingin berpetualang ke pulau-pulau tak berpenguni tersebut, Anda bisa melakukannya, meskipun tidak semua pulau memiliki akses kemudahan.

2. Athena adalah Kota Tertua Kedua di Eropa.

Kota tertua pertama di Eropa adalah Plovdiv, berlokasi di Bulgaria. Athena sudah dihuni sejak 7,000 tahun yang lalu. Sejarah Athena telah mencatat banyaknya konflik, pertempuran, dan perang. Athena juga merupakan tempat lahir legenda dan mitologi.


Athena masih berdiri sampai hari ini, termasuk di antaranya berbagai tempat bersejarah, seperti Akropolis. Tertarik mengunjungi daerah Plaka atau Kuil Parthenon? Anda bisa menemukannya di Athena. Anda juga bisa mengunjungi restoran, toko, dan pusat hiburan di sana.

3. Ada Lebih Banyak Pengunjung di Yunani daripada Penduduknya.

Dengan jumlah penduduk sekitar 11 juta jiwa, bisa dikatakan bahwa Yunani bukanlah sebuah negara kecil. Namun, ada sekitar 15 juta pengunjung setiap tahunnya, tertarik oleh iklim Yunani yang hangat dan pantainya. Lagipula, sejarahnya dan kebudayaannya menjadi daya tarik sendiri bagi banyak orang.

4. Gerakan Tangan Bisa Menimbulkan Salah Paham.

Warga Yunani dikenal karena penggunaan bahasa tubuh dan gerakan tangannya. Namun, jika Anda tidak berhati-hati, gerakan tangan Anda bisa saja menimbulkan kesalahpahaman.

Contohnya adalah gerakan Moutza, yang tampak seperti gerakan melambai (telapak tangan datar dan terjulur, dan jari-jarinya terbuka). Banyak budaya yang menggunakan gerakan ini sebagai ucapan terima kasih ketika berkendara, melambai, atau meminta orang lain untuk berhenti. Di Yunani, gerakan ini dianggap menghina. Meskipun orang Yunani cukup toleran terhadap orang asing, akan lebih baik jika Anda menghindari penggunaan gerakan ini sama sekali.

5. Yunani Memiliki Keju Tersendiri.

Warga Yunani sangat mencintai makanan dan suka makan, entah itu masakan Yunani tradisional atau makanan laut yang segar. Ada 100 jenis zaitun yang berbeda yang tumbuh di Yunani setiap tahunnya. Itu sebabnya, banyak resep dan makanan dari Yunani sering menggunakan minyak zaitun sebagai bahan utamanya. Mereka pun memiliki kebanggan tersendiri akan produksi keju mereka sendiri.


Keju Feta adalah salah satu komoditi ekspor Yunani yang utama, yang hanya bisa diproduksi di lokasi tertentu – sama seperti halnya sampanye yang hanya diproduksi di Champagne, Perancis. 70% dari konsumsi keju di Yunani berasal dari Feta.

6. Tidur Siang Merupakan Salah Satu Hal Umum di Yunani.

Warga Yunani umumnya beristirahat sejenak, atau tidur siang, mulai dari jam 3 sampai 6 sore. Pengunjung dipersilakan untuk turut serta, meskipun tidak diharuskan. Namun, jangan membuat keributan di antara jam tersebut atau Anda akan dinggap tidak sopan.

Jika Anda ingin berkunjung ke Yunani, ada baiknya mempelajari kebiasaan lokal dan sedikit kebudayaan mereka sehingga Anda tidak dianggap lancang atau tidak sopan.


7. Asal mula nama Athena.

Athena berasal dari nama Dewi Athena, Dewi Kebijaksanaan bangsa Yunani, Athena merupakan salah satu kota tertua di dunia, dan terus dihuni selama kurang lebih 7,000 tahun.

Pada tahun 2013, jumlah turis yang datang ke Yunani berkisar sekitar 17,920,000 orang, di mana sebagian besarnya mengunjungi Athena karena bangunannya yang luar biasa dan sejarah kunonya.


Exotic Islands in Greece Video by Barry Kusuma

Photography oleh Barry Kusuma (Travel Photographer & Videographer).
http://instagram.com/barrykusuma (Inspiring Photos through the Lens)
https://www.youtube.com/barrykusuma (Barry Kusuma Youtube Channel)

Manfaat Filter CPL untuk Traveling.


Foto menggunakan CPL Athabasca.
Filter yang sering saya bawa traveling adalah CPL (Circular Polarizer) dan saya termasuk orang yang malas membawa bawa filter, karena fotografer biasanya membawa seabrek filter untuk memotret landscape. Tetapi buat kamu yang malas membawa filter tetapi ingin mendapatkan foto yang bagus, saran saya bawalah CPL selain ringkas juga tidak ribet.

Filter polarizer merupakan filter yang hanya akan menimbulkan efek tertentu jika arah cahaya sesuai dengan posisi kamera dan putaran filter. Jenis filter polarizer yang paling terkenal adalah CPL karena berbentuk bundar dan memiliki putaran filter sehingga muat di lensa. Walaupun filter ini teknisnya menggelapkan hasil jepretan satu stop, Filter polarizer dapat membuat langit jadi lebih biru tanpa harus banyak mengeditnya lagi dan menghilangkan pantulan cahaya pada air dan kaca sehingga kita dapat melihat dasar danau/laut.
foto yang tidak menggunakan CPL

Intinya filter CPL digunakan sebagai filter untuk menyerap cahaya, contohnya untuk mengurangi refleksi pada permukaan obyek foto. Dan meredam bagian over seperti awan yang putih, memotret pantai dan sangat berguna ketika memotret salju.

Bagaimana Filter Ini Bekerja

Dalam praktiknya, filter CPL (circular polarizing filter) sangat mudah digunakan. filter ini tersedia dalam berbagai macam ukuran diameter yang muat di hampir semua lensa. Pasang filter ini di depan lensa dan putar seperti memutar sekrup. Filter polarizer membatasi sebagian cahaya yang masuk ke lensa dan kamera. filter CPL diputar sehingga pantula cahaya yang masuk ke lensa berkurang.

Hakuba Japan Video by Barry Kusuma
Menggunakan filter CPL 

Menghilangkan Refleksi dari Kaca

Filter polarizer (dari sini akan hanya ditulis polarizer) memang tidak bisa benar-benar menghilangkan refleksi dari kaca, akan tetapi filter ini sangat bisa mengurangi tingkat kejelasan objek yang tak diinginkan. Filter ini khususnya menjadi andalan para fotografer untuk memotret air. Pantulan atau refleksi di permukaan air yang sulit dihilangkan dengan editing biasanya diatasi menggunakan tambahan CPL. Kegunaan penting CPL lainnya yaitu untuk mengatur kontras. Biasanya foto yang dihasilkan tanpa polarizer tidak memiliki bayangan karena tertutup refleksi atau pantulan. Jadi, dengan menghilangkan refleksi maka bayangan yang lebih detil bakal tampak makin jelas di hasil foto. Bagaimanapun juga bayangan diperlukan untuk membuat foto lebih hidup dan tampak natural. 

Akan tetapi, CPL juga bisa untuk meningkatkan refleksi. Fotografer alam menemukan fungsi kontradiktif ini untuk memotret permukaan air. Saat memotret danau dan tidak sengaja mengabadikan apa yang ada di bawah permukaan air maka biasanya orang akan bingung bagaimana untuk menghilangkannya. Dalam salah satu posisi yang dimiliki polarizer, refleksi memang diminimalisir sehingga cahaya lebih banyak yang bisa masuk ke dasar danau. Namun sebaliknya juga, dengan posisi yang berlawanan (membalik posisi polarizer) cahaya dari dasar danau jadi berkurang sehingga pantulan makin terlihat di permukaan air. Jika kondisinya pas, anda bisa mendapatkan permukaan air tersebut jadi cermin sempurna. Fotografer juga biasa menggunakannya untuk membuat efek langit lebih gelap sehingga awannya akan terlihat dramatis.

Mengurangi Kontras.

Ketika cuaca terik, memotret landscape akan sangat over dan kontras. Disinilah filter CPL berperan untuk mengurangi kontras dan mendapatkan detail foto lebih baik. 

seperti monyet muka merah dari Jepang ini, background putih salju lebih mendominasi daripada objeknya. pada saat seperti ini CPL dibutuhkan untuk menyeimbangkan dan juga mendapatkan detail gambar.

Memaksimalkan CPL.

Sebuah polarizer akan berfungsi optimal saat lensanya diarahkan tegak lurus 90 derajat dari sumber cahaya. Di semua contoh berikut ini, sumber cahaya adalah matahari. Trik yang paling mudah untuk menemukan posisi ini adalah dengan membuat huruf L dengan satu tangan dan arahkan jempolmu ke matahari. Kemudian, lihat kemana jari telunjukmu mengarah, putar lenganmu seperlunya.

Hal ini bukan berarti semua foto yang diambil dengan polarize harus menunjuk ke arah ini. Sering kali subyek foto bisa dilkamikan dengan cara ini. Semua lebih tergantung bagaimana anda menemukan posisi yang tepat.

Histogram dari hasil jepretan menggunakan polarizer terlihat jauh lebih halus, karena intensitas cahaya yang masuk ke lensa berkurang. Lebih baik polarizer dilepas saat refleksi cahaya memiliki warna yang membuat tampilan obyek lebih menarik atau dramatis. Polarizer juga sebaiknya saat anda menginginkan tampilan basah pada sebuah obyek seperti memotret bebatuan yang lebih natural saat terlihat basah.

Memilih Filter CPL untuk Traveling.

Ada begitu banyak dan tipe CPL di pasaran, filter yang saya pakai sejak dulu adalah CPL Athabasca. Alasan saya menggunakan filter ini karena Athabasca menggunakan material kaca Germany tipe schot B270, ada 2 macam tipe CPL Athabasca yang biasa saya pakai :

1. CPL Athabasca 67mm, filter ini biasa saya gunakan di lensa tele Lumix 100-300mm. kenapa lensa tele menggunakan CPL, karena saya sering memotret landscape memakai lensa tele. Foto desa di Jepang bawah ini saya menggunakan lensa tele. Harga filter ini sekitar Rp 650rban.

2. CPL HD Athabasca 67mm, filter kedua ini saya taruh di lensa wide Leica 8-18mm F2.8 yang membedakan dengan CPL Athabasca biasa, lensa CPL HD ini diproses lebih lama sehingga jumlah cahaya yang masuk juga lebih banyak dan bahan coatingannya pun juga berbeda. Selain itu ketebalan coatingan untuk CPL HD Athabasca ini juga lebih tebal, harganya sekitar 1.27jtan 


Filter CPL sangat penting dibawa untuk traveling, karena cuaca yang tidak menentu seperti saat ini sangat disayangkan sudah pergi liburan jauh dan mahal tetapi tidak bisa maksimal hasil fotonya. Saya juga bereksperimen membuat video travel dengan menggunakan filter CPL ini, silahkan menonton dan selamat mencoba.

Hakuba Japan Video by Barry Kusuma
Menggunakan filter CPL 
www.youtube.com/barrykusuma 


Photography oleh Barry Kusuma (Travel Photographer & Videographer).
http://instagram.com/barrykusuma (Inspiring Photos through the Lens)
https://www.youtube.com/barrykusuma (Barry Kusuma Youtube Channel)

Kemegahan Kastil Nagoya di Jepang.



Jepang memang memiliki beberapa kastil yang megah, namun salah satu yang terkenal adalah Kastil Nagoya. Selain Gunung Fujiyama kastil ini menjadi ikon dari wisata Jepang, dan merupakan yang termegah di negeri sakura tersebut. Di atas atap menara yang utama terdapat dua ikan legenda yang memiliki kepala harimau terbuat dari emas murni membuat kastil ini disebut juga sebagai istana emas atau sachi. Ikan sachi menjadi ikon dari kastil Nagoya ini. Saat datang ke kastil, pengunjung akan diajak berkeliling kastil dan kemudian masuk ke menara pengawas.

Kastil ini dibangun saat periode Edo dan menjadi salah satu dari 3 istana yang dimiliki oleh Tokugawa letaknya berada di pusat kota Nagoya, Prefektur Aichi, Jepang. Nagoya sendiri adalah industri otomotif yang terkenal di Jepang, sehingga menjadi kota tulang punggung bagi ekonomi sampai sekarang. Akses menuju tempat ini bisa dimulai dari Stasiun Nagoya naik Subway Sakuradori Line kemudian transit di Stasiun Hisayaodori. Dari stasiun ini bisa naik Subway Meijo Line dan turun di Stasiun Shiyakusho yang mana letaknya berada di pintu masuk Kastil Nagoya. Lama perjalanannya selama 10 menit dengan ongkos mulai dari 240 yen.

VIDEO Hakuba Japan Has The Best Snow in The World.
Video by Barry Kusuma

Kastil ini buka setiap hari senin sampai minggu dengan jam buka mulai pukul 9 pagi sampai dengan setengah 5. Biaya yang dikeluarkan untuk bisa masuk ke kastil ini mulai dari 500 yen per orang.

Jika ingin melihat bunga sakura silahkan datang di saat musim semi. Nagoya ini sama dengan kastil lainnya yang mana dikelilingi dengan pemandangan yang indah. Yang paling terkenal pemandangannya di kastil Nagoya adalah hanami atau bunga sakura yang mekar di musim semi karena memiliki banyak sekali pohon bunga sakura yang akan sayang sekali dilewatkan. Pengunjung bisa melakukan selfie dengan latar belakang bunga sakura yang mekar tersebut. Spot favorit untuk berfoto dengan bunga sakura ada di area taman belakang kastil yang namanya adalah Ofokemaru. Dengan adanya kolam di taman belakang akan membuat liburan di kastil semakin berkesan. Musim semi di Jepang terjadi pada bulan april, oleh sebab itu jika ingin melihat buna sakura mekar silahkan datang pada bulan tersebut.
 

Kegiatan menarik yang bisa dilakukan adalah melihat koleksi benda bersejarah yang ada di sini. Dulu kastil ini digunakan sebagai hunian untuk keluarga Tokugawa pemimpin Nagoya sebagai tempat tinggal. Namun sejak terjadinya perang dunia kedua istana ini dijadikan sebagai museum di Kota Nagoya. Pada lantai 1 pengunjung bisa melihat artefak maupun lukisan yang bersejarah di Nagoya pada tahun 800, naik ke lantai 4 pengunjung bisa melihat benda bersejarah koleksi keluarga Tokugawa misalnya pedang, baju perang, perisai, dan berbagai macam senjata lainnya yang mana digunakan dari berbagai generasi.
 

Di lantai 5 ada bangunan replika Kinshachi yaitu patung emas bentuknya adalah ikan sachi yang mirip dengan di puncak kastil. Replika ini dibuat dari emas sungguhan yang beratnya mencapai 40 kilogram per patung replika, sehingga dua patung beratnya 80 kilogram. Replika yang terbuat dari emas ini pun berharga tinggi sampai puluhan miliar sehingga tidak mengherankan kastil ini disebut sebagai yang terbesar dan termegah.

Jepang tidak hanya terkenal dengan wisata alamnya saja namun juga ada wisata sejarah. Bagi pengunjung yang ingin mengenang sejarah di Jepang salah satu caranya bisa dengan mengunjungi Kastil Nagoya ini.
 
VIDEO Hakuba Japan Has The Best Snow in The World.
Video by Barry Kusuma

 
Photography oleh Barry Kusuma (Travel Photographer & Videographer).
http://instagram.com/barrykusuma (Inspiring Photos through the Lens)
https://www.youtube.com/barrykusuma (Barry Kusuma Youtube Channel)
 

Hakuba Desa Tuan Rumah Olimpiade Musim Dingin di Jepang.

-->Hakuba Iwatake salah satu destinasi favorite di Jepang untuk yang hobi main ski, tidak mengherankan jika saat musim liburan winter tiba baik turis luar negeri maupun lokal memadati hakuba iwatake. Ketika musim tiba seluruh rumah atau jalan di Jepang tertutup oleh salju. Oleh sebab itu musim salju di Jepang bisa digunakan sebagai arena untuk bermain ski. Untuk bisa bermain ski ini pengunjung bisa datang ke Hakuba Iwatake yang dinobatkan sebagai lokasi ski terbaik yang ada di Jepang. Tidak hanya untuk pemain ski profesional saja namun juga khusus pemula.

Hakuba adalah kota yang penuh dengan resort dan tempat bermain ski, terletak di sebelah utara Jepang. Desa ini pernah digunakan sebagai olympic musim dingin. terletak di Prefektur Nagano, dengan luas sampai dengan 189, 36 km persegi. Lokasi desa ini berada di ketinggian 3.000 meter di atas permukaan laut. Untuk menuju ke lokasi ini, pengunjung harus menempuh perjalanan selama 3 jam dari pusat kota Tokyo. Di Hakuba ini ada 11 resort yang bisa dipilih wisatawan untuk menikmati permainan ski. Setiap resort tersebut memiliki jalur ski yang berbeda dan tingkat kesulitannya beragam.

Untuk bisa menuju ke Hakuba Iwatake Nagano ini ada beberapa akses yang bisa dipilih. Mau menggunakan mobil atau dengan kereta. Jika menggunakan mobil bisa ditempuh dari Tokyo kemudian menuju The Kanetsu Expressway. Setelah itu menuju ke The Joshinetsu Expressway. Dari Joshinetsu menuju ke Nagano Interchange, dan masuk ke Route 19. Dari Route 19 bisa mengarahkan mobil masuk ke The Hakuba Nagano Olympic Road kemudian bisa menuju salah satu resort ski yang dipilih salah satunya adalah Hakuba Goryu.
VIDEO Hakuba Japan Has The Best Snow in The World.
Video by Barry Kusuma

Jika menggunakan kereta bisa menempuh jarak dari Tokyo tepatnya dari Stasiun Shinjuku. Dari stasiun menuju ke Chuo line, kemudian akan berhenti di Stasiun Matsumoto. Setelah itu perjalanan akan dilanjutkan kembali menuju Oito Line dan pemberhentian di Kamishiro station atau stasiun Tokyo. Dari Stasiun Tokyo perjalanan dilanjutkan menuju shinkansen, sehabis itu kereta akan berhenti di Stasiun Nagano. Dari stasiun ini perjalanan bisa dilanjutkan menuju stasiun Hakuba.

Yang tidak boleh dilewatkan adalah biaya yang harus dikeluarkan untuk bermain ski. Untuk yang baru pertama kali bermain ski bisa mengunjungi Escal Plaza yang menjadi bangunan utama di jalur ski Hakuba. Escal Plaza memberikan fasilitas paling lengkap dan terbesar di Hakuba. Peralatan ski yang ditawarkan oleh Escal Plaza biayanya mulai dari 10 ribu yen atau jika dirupiahkan sebesar 1.1 juta rupiah. Dengan biaya ini pengunjung bisa mendapatkan peralatan ski yang lengkap, selain itu diberikan tiket untuk bisa menaiki lift dan gondola yang akan membawa pengunjung ke puncak peluncuran ski. Biaya tersebut juga termasuk dengan makan siang. Jika p ingin lebih hemat bisa menyewa peralatan ski untuk dua hari dengan biaya mulai dari 1,7 juta rupiah atau 15 ribu yen.

Bermain ski tidak semudah dibayangkan, sehingga pemula harus membiasakan diri. Ada juga jasa pengajar ski secara berkelompok dengan biaya mulai dati 400 ribu untuk dewasa dan 700 ribu untuk anak-anak. Untuk les secara privat biaya yang dikeluarkan mulai dari 2,6 juta. Jam buka Escal Plaza mulai pukul 8 pagi sampai 5 sore waktu setempat dan tidak melayani penyewaan untuk malam hari.

Keindahan alam Hakuba ini membuat tempat ini mendapat predikat sebagai destinasi yang punya salju terbaik di Jepang dan bahkan di dunia.

VIDEO Hakuba Japan Has The Best Snow in The World.
Video by Barry Kusuma
www.youtube.com/barrykusuma
Photography oleh Barry Kusuma (Travel Photographer & Videographer).
http://instagram.com/barrykusuma (Inspiring Photos through the Lens)
https://www.youtube.com/barrykusuma (Barry Kusuma Youtube Channel) 

Les is more, Desa Les di Buleleng Bali.



Desa Les Buleleng Bali – Bali memiliki tempat wisata yang beragam, kepopulerannya tidak hanya terkenal di Indonesia saja namun sampai ke luar negeri. Selama ini Bali identik dengan hotel berbintang, restoran mewah, lalu lintas yang padat dan juga hiburan malam. Namun di Bali bagian utara terdapat tempat dimana banyak ketenangan dan ketentraman yang bisa didapatkan namanya adalah Desa Les Buleleng Bali atau masyarakat lebih banyak menyebutnya dengan Desa Les.

Desa Les Buleleng Bali atau yang biasa disebut dengan Desa Les ini banyak dijadikan sebagai tempat tujuan ekowisata dan juga budaya. Lokasinya berada di Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng di Bali. Desa Les termasuk dalam salah satu desa pesisir yang berada di Buleleng. Sedikitnya ada 51 Desa Pesisir yang ada di sembilan kecamatan di Kabupaten Buleleng. Tentu bisa dibayangkan dengan 51 desanya berada di pesisir, berapa jumlah kekayaan laut yang dimilikinya.

Ada berbagai macam pesona yang bisa didapatkan ketika mengunjungi Desa Les ini. Pesona tersebut tidak terlepas dari kearifan lokal masyarakat setempat yang mana masih sangat menjaga keindahan alam terutama bawah lautnya. Berikut adalah pesona Desa Les yang menakjubkan:

Pesona yang bisa ditemukan dari Desa Les ini adalah budidaya ikan hiasnya. Sudah sejak 30 tahun lamanya nelayan yang ada di sini menghidupi keluarga mereka dengan ikan hias yang dibudidayakan. Dulunya masyarakat Desa Les ini menggunakan jaring untuk menangkap ikan hias, kemudian beralih ke potas yang berfungsi untuk membius ikan. Sayangnya potas ini bisa menyebabkan kerusakan lingkungan terutama bagi terumbu kerang. Ketika menggunakan potas ini sebanyak 70% terumbu karang di desa ini rusak, setelah mengetahui banyak yang rusak maka nelayan yang ada di Desa Les berusaha untuk mencari ikan hias dengan cara yang alami. Kini budidaya ikan hias yang ada di Desa Les ini tidak hanya diminati oleh masyarakat lokal namun juga pasar mancanegara tepatnya di kawasan Asia dan juga Eropa.



(VLOG) An Authentic Balinese Cuisine Experience in Les Village, Buleleng Bali.




Pesona Desa Les Buleleng Bali yang tidak boleh dilewatkan adalah ketenangan di kala senja. Tidak ada deretan kursi berjajar di pinggir pantai, tidak ada pedagang yang menawarkan makanan atau minuman, namun yang dirasakan adalah semilir angin yang berhembus di senja hari. Begitu tenang dan juga menentramkan. Selain itu suara ombak yang memercik bebatuan karang menambah ketenangan saat berada di tempat ini.

Desa Les Buleleng menawarkan spot diving yang sangat menarik dimana terdapat banyak terumbu karang bersama dengan ikan hiasnya beraneka warna dan jenis. Terumbu karang inilah yang sangat dijaga oleh masyarakat Desa Les agar tidak banyak terumbu karang yang rusak dan menyebabkan ikan hias maupun yang lainnya mati. Sebenarnya tidak hanya diving saja yang menjadi pesona di desa ini, namun penyelam juga bisa diajarkan bagaimana caranya menyelamatkan dan melestarikan terumbu karang yang selama ini sudah banyak dilakukan oleh nelayan. Bagi yang tidak bisa diving ada juga kegiatan snorkeling yang sama menarinya dengan diving.

Wisata selam di Desa Les Buleleng ini memang sangat diunggulkan. Berkat transplantasi terumbu karang yang dilakukan oleh para nelayan dan juga para penyelam, terumbu yang dulunya rusak menjadi akibat potas kini sudah menjelma menjadi terumbu karang yang cantik. Ikan yang dulunya menghilang kini banyak berdatangan kembali. Terumbu karang di Indonesia memang sudah memprihatinkan, sebab hanya 30% saja yang kondisinya baik sehingga transplantasi yang dilakukan oleh Desa Les Buleleng ini patut ditiru oleh desa pesisir lainnya.

A post shared by Barry Kusuma (@barrykusuma) on


Pesona yang bisa dilihat dari Desa Les selanjutnya adalah adanya produksi garam yang sudah skala internasional. Hal itu dikarenakan garam tersebut sudah di ekspor sampai ke luar negeri seperti ke Jepang, Australia dan juga Amerika. Masyarakatnya tidak hanya memiliki profesi sebagai nelayan saja, namun juga sebagai petani garam. Sedikitnya ada 20 petani yang bisa menghasilkan garam dengan berat ratusan ton di Kabupaten Buleleng. Yang menarik adalah di kabupaten Buleleng ini garamnya bisa dibentuk dengan bentuk piramida yang unik, dan hanya bisa ditemukan di Kabupaten Buleleng saja.

Pesona yang tidak boleh dilupakan ketika mengunjungi desa wisata adalah budaya yang ada di daerah tersebut. Salah satu budaya yang ada di tempat tersebut adalah upacara metuun yang mana waktunya sama dengan ngaben. Metuun berasal dari kata tuwun yang artinya menghadap turun. Ketika melakukan upacara ini tidak boleh menghadap ke kanan atau ke kiri, ke depan atau ke belakang. Tempatnya pun cukup di pekarangan rumah saja dengan menyembelih babi dijadikan sebagai seserahan. Tujuan seserahan tersebut untuk memanggil Hyang Pitara.


 (VLOG) An Authentic Balinese Cuisine Experience in Les Village, Buleleng Bali.

Photography oleh Barry Kusuma (Travel Photographer & Videographer).
http://instagram.com/barrykusuma (Inspiring Photos through the Lens)
https://www.youtube.com/barrykusuma (Barry Kusuma Youtube Channel)