Tips & Trik Membuat Video Traveling Ala Barry Kusuma.

Dahulu, mengabadikan momen liburan baik bersama teman atau keluarga mungkin cukup hanya melalui foto dan tulisan. Tetapi, teknologi sudah bergerak maju sekarang. Setiap orang kini sudah bisa merekam video dengan durasi lama hanya dengan kamera mirrorless ataupun smartphone. Walaupun begitu, faktor “the Man Behind the Gun” itu juga sangat mempengaruhi hasil video.

This is New Zealand.


Di balik sebuah foto dan video yang bagus, pasti ada perencanaan dan persiapan yang harus kita lakukan. Dengan sedikit effort, kita bisa mendapatkan video perjalanan liburan yang lebih berkesan. Inilah persiapan yang saya lakukan agar video ataupun foto yang dihasilkan pada saat liburan bisa lebih bermakna:


  1. Membuat perencanaan matang



Pikirkan terlebih dahulu cerita atau konsep video seperti apa yang ingin Anda buat. Hal ini penting. Apakah ingin membuat video dokumentasi perjalanan atau video scenery yang indah. Anda bisa memilih kamera dan lensa apa saja yang harus dibawa. Sebab, membawa semua perlengkapan kamera pada saat liburan itu sangat mengganggu. Prinsip saya adalah bawa yang perlu saja, semakin sedikit dan ringan semakin enjoy pula liburannya.


  1. Memilih kursi di dekat jendela
Ketika traveling, saya selalu memesan pesawat pagi atau first flight. Tujuannya agar saya bisa mendapatkan pemandangan sunrise yang indah. Selain itu, di pagi hari kita bisa memotret landscape menakjubkan di luar jendela. Jika beruntung, kita juga bisa mendapatkan foto pulau dari kejauhan yang sangat indah saat pesawat mulai mendarat. Saya paling suka melihat barisan gunung dari balik jendela seperti Gunung Bromo dam Gunung Rinjani.



Agar bisa mendapatkan kursi di dekat jendela, saya selalu check-in online di aplikasi Traveloka berhubung memang suka pesan tiket di sana. Saya cukup sering pakai fitur Check-in Online di Traveloka App untuk memudahkan urusan check-in sebelum terbang. Tinggal buka aplikasi Traveloka di smartphone, saya sudah bisa check-in tanpa harus buru-buru ke konter di bandara atau antre lama. Karena sudah repot membereskan alat dan bawaan, jadi saya harus cari yang praktis untuk urusan check-in agar tidak kehilangan momen. Betul, kan?


  1. Memberikan cerita ke dalam video perjalanan


Vlog Raja Ampat Papua

Memberikan “roh” atau cerita di video liburan membuatnya menarik untuk ditonton. Mungkin kamu bisa mencoba vlog yang berisi keseruan dan opini tentang tempat wisata yang dikunjungi. Atau, kamu bisa juga membuat video perjalanan yang informatif, sehingga orang yang melihat akan dengan mudah mengerti dan mendapatkan informasi yang jelas.


  1. Membeli kamera yang sesuai dengan kebutuhan
Teknologi saat ini sangat canggih, spek kamera juga semakin tinggi dengan hadirnya bermacam fitur yang bisa kita manfaatkan. Saran saya, belilah kamera yang sesuai kebutuhan dan budget Anda, karena biacara soal gadget tidak akan pernah habis akan selalu keluar yang baru. Bagi saya, spek utama untuk kamera traveling itu adalah punya DUAL IS atau 5-axis stabilization yang berguna mengurangi shake ketika mengambil gambar. Kkedua resolusi video tersebut Full HD — 1080p 60fps.


Video Light of Aceh.

Tidak ada seorang pun yang ingin menghasilkan video yang jelek. Tetapi, kamu perlu mengerti batas kemampuan kamera yang kamu gunakan. Caranya adalah dengan mengetahui fitur dan prosedur menggunakan kamera, sehingga kamu bisa maksimalkan hasil video.


  1. Mengatur konten yang natural dan santai
Namanya juga video liburan, biarkanlah konten terlihat natural dan santai. Jangan coba mengatur anak-anak atau teman kita untuk menjadi seperti apa yang Anda inginkan di video. Jika Anda mengambil momen apa adanya, akan maka hasil video keluarga yang kamu buat akan lebih natural dan menarik. Satu hal yang perlu diingat, jangan biarkan mereka melakukan hal yang sama berulang kali di depan kamera karena akan membosankan.


Vlog The 7 Wonders Moluccas.


  1. Memerhatikan audio yang direkam
Suara atau audio yang kita rekam sangatlah penting. Ketika suara tidak terekam dengan baik, pastinya yang menonton akan bingung karena tidak mengerti yang kita sampaikan. Gunakanlah mikrofon tambahan yang bisa dipasang pada kamera. Ada banyak jenis mikrofon yang bisa Anda temukan dengan mudah di toko seperti mikrofon merek Rode.


  1. Mengedit video dan memilih musik yang tepat
Ketika sudah mengambil video secara bagus, kita pun sudah mendapatkan momen liburan berkesan bersama keluarga ataupun teman-teman. Tetapi, jika kita tidak bisa mengedit video dengan bagus, sudah pasti video yang kamu buat akan terasa hambar dan pesan dari video tersebut tidak akan sampai ke penonton.

Peru Land of Incas

Belajarlah sunting video dengan menggunakan aplikasi video di smartphone atau software pengolah video di komputer atau laptop seperti Adobe Premiere atau Final Cut agar hasil video tersebut bisa dinikmati. Selain editing skill, yang harus kita kuasai adalah kemampuan memilih musik. Kita harus bisa menentukan musik yang sesuai dengan video yang dibuat. Untuk video perjalanan liburan, pilihlah musik yang menyenangkan.


Sibuk mengabadikan segala sesuatu pada saat liburan terkadang membuat Anda kurang menikmati momen. Di sisi lain, memang disayangkan jika ada sebuah momen yang hilang begitu saja kalau tidak diabadikan melalui video.




Intinya, Anda harus bisa mengatur porsi yang pas untuk menyeimbangi keduanya. Prinsip saya ketika traveling, “60% enjoy your journey, sisanya 40%. Kalau dapat foto atau video bagus, itu berarti bonus.”

Itulah beberapa tips dan trik membuat video traveling ala saya. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba!

4 comments:

krim penghilang flek hitam ampuh said...

anda memang profesional gan

M. Moko said...

Emang gitu mas, terlalu sibuk bikin dokumentasi kadang2 jadi bikin gak enjoy. Jadi harus tentukan dulu prioritasnya dari awal

Bryan said...

Kalo saya emang lebih suka yang natural gak diatur obyeknya..ngomong'' soal tempat duduk, kalo di traveloka kena biaya gak?

cream pemutih said...

sudah sangat proposional kalau agan tuh