Adu Cepat, Karapan Sapi.


Photo & Text by Barry Kusuma
www.barrykusuma.com

Karapan sapi yang merupakan perlombaan pacuan sapi yang berasal dari Madura Jawa Timur, bagi kebanyakan masyarakat Madura karapan sapi tidak hanya sebuah pesta rakyat atau acara yang diselenggarakan tiap tahun yang diwarisi secara turun temurun. Tetapi karapan sapi bagi masyarakat Madura adalah bentuk symbol prestise yang dapat mengangkat harkat dan martabat masyarakat Madura, karena sapi yang digunakan untuk pertandingan merupakan sapi sapi yang berkualitas sangat baik tentu dengan perlakuan yang istimewa pula.

Pulau Madura tidak hanya dikenal sebagai penghasil garam, tetapi juga penghasil sapi sapi pacuan yang berkualitas sangat baik. Tidak jarang sang pemilik sapi mempersiapkan sapi pacuannya dengan memberikan pijatan khusus dan makanan tidak kurang dari 80 butir telur setiap harinya, agar stamina dan kekuatan sapi sapi tersebut terjaga. Bahkan perlakuan istimewa sapi sapi tersebut dibeberapa rumah terlihat ada yang menghiasi garasi bukan kendaraan mobil tetapi malah sapi tersebut yang berada digarasi rumah. Maklum saja karena untuk sapi yang memenangkan pertandingan dapat mencapai harga Rp 75juta per ekornya.

Dalam perayaan karapan sapi ini, harga diri para pemilik sapi dipertaruhkan. Kalau mereka dapat memenangkan pertandingan, selain hadiah uang didapat biasanya hadiah dari pertaruhan juga mereka dapatkan. Kalau merkea kalah dalam pertandingan ini, harga diri pemilik jatuh dan mereka habis uang yang tidak sedikit untuk karapan sapi ini. Karena perawatan sapi – sapi sebelum pertandingan mahal, dan biasanya mereka menyewa dukun agar menjaga sapinya selamat dari serangan jampi2 musuh mereka.

Perayaan besar karapan sapi ini diadakan 1x dalam setahun, tetapi untuk menuju final harus memenuhi beberapa tahapan terlebih dahulu. Ada dua macam perayaan karapan sapi dimadura, yang pertama adalah Presiden Cup dan Bupati Cup. Untuk Bupati cup biasanya diadakan 2x dalam setahun, para pemenang dari bupati cup ini biasanya akan melanjutkan pertandingannya ke Presiden cup, untuk para fotografer momen yang bagus adalah pada saat bupati cup. Karena bupati cup biasanya diadakan dipinggiran kota, garis pembatas hanya terbuat dari anyaman bamboo yang membuat acara ini semakin tradisional, tetapi faktor keamanan karapan sapi Bupati Cup ini sangat kurang jadi berhati hatilah pada saat mengambil momen foto. Yang meriah setelah bupati cup adalah Presiden Cup, acara ini sangat meriah dan ramai. Karena sebagian besar yang mengikuti Presiden Cup ini biasanya adalah para pemenang di Bupati Cup, acara besar ini diselenggarakan dikota bangkalan dan perayaannya antara bulan September atau oktober.

Dalam even karapan sapi para penonton tidak hanya disuguhi adu cepat sapi dan ketangkasan para jokinya, tetapi sebelum memulai para pemilik biasanya melakukan ritual arak-arakan sapi disekelilingi pacuan disertai alat musik seronen perpaduan alat musik khas Madura sehingga membuat acara ini menjadi semakin meriah.

Panjang rute lintasan karapan sapi tersebut antara 180 sampai dengan 200 meter, yang dapat ditempuh dalam waktu 14 sd 18 detik. Tentu sangat cepat kecepatan sapi – sapi tersebut, selain kelihaian joki terkadang bamboo yang digunakan untuk menginjak sang joki melayang diudara karena cepatnya kecepatan sapi sapi tersebut. Untuk memperoleh dan menambah kecepatan laju sapi tersebut sang joki, pangkal ekor sapi dipasangi sabuk yang terdapat penuh paku yang tajam dan sang joki melecutkan cambuknya yang juga diberi duri tajam kearah bokong sapi. Tentu saja luka ini akan membuat sapi berlari lebih kencang, tetapi juga menimbulkan luka disekitar pantat sapi. Setelah bertanding sapi tersebut diberikan beberapa waktu agar luka itu sembuh, tetapi sapi yang dipertandingan dikarapan ini hanya 2 sampai dengan 3 x saja diberikan pertandingan dan tidak boleh lebih.

Jarak pemenang terkadang selisih sangat tipis, bahkan tidak jarang hanya berjarak 1 sd 2 detik saja, dan hal ini terkadang membuat pihak yang kalah memprotes. Tetapi mereka diberikan kesempatan untuk bertanding lagi dengan yang kalah, dan saat yang membahagiakan bagi para pemenang. Selain mendapat hadiah, biasanya hadiah taruhan jg mereka dapatkan. Selain harga sapi pemenang dapat membumbung tinggi harganya.

Karapan Sapi dimadura merupakan pagelaran yang sangat unik, selain sudah diwarisi secara turun menurun tradisi ini juga terjaga sampai sekarang. Even ini dijadikan sebagai even pariwisata di Indonesia, dan tidak hanya turis local dari mancanegara pun banyak yang menyaksikan karapan sapi ini. Semoga kedepannya semakin meriah dan ajang taruhan yang menghiasi karapan sapi tersebut bisa hilang. Kalau anda mampir ke Surabaya, tidak ada salahnya melihat jadwal dan menonton karapan sapi tersebut.

Photo & Text by Barry Kusuma

Add FB : http://www.facebook.com/barrykusuma

Add Twitter : @barrykusuma

13 comments:

nasrudin ansori said...

bang keren bgt blog nya.
saya mkin cinta ama indonesia.
kapan nih bang ke kalsel???
byk objek menarik lho..
kayak pasar terapung lok baintan.

kunjungi jg ya blog petualangan milik saya.

salam
anas

Kotakpermen said...

Saya Lutfi dari Jogja. Klo boleh tahu, di mana ya mencari info tentang jadwal karapan sapi?

ucenk said...

maaf bang saya ingin meluruskan saja...
biasanya klau presiden cup di adakn di kota PAMEKASAN..
bukan di kota bangkalan...
hari minggu kemarin tnggal 24 oktober..
karapan sapi piala presiden ini berlangsung...
suasana sngat ramai...
dan banya turis manca negara jg yg datang...
rugi kalau gak ikutan nonton.. ^-^

Joshap said...

keren ya blognya,karapan sapi mank harus dilestarikan, saya keturunan madura bangga punya karapan sapi yang melambangkan filosofi orang madura, mator sakalangkong http://joshap.com/2011/12/31/karapan-sapi-untuk-madura-untuk-indonesia/

TreTans.com said...

Ayo terus duniakan Madura.. ;)

Asal Usul Kerapan Sapi Madura:

http://tretans.com/asal-usul-kerapan-sapi-madura

Ayo Ngeblog Biar Gak Goblok said...

Semoga budaya Karapan sapi bisa terus lestari dan dikenal di seluruh dunia

joshap said...

ayo duniakan karapan sapi untuk madura untuk indonesia,mantab

Joe Saputra said...

wah mank keren ya blognya apalagi karapan sapi untuk madura untuk indonesia...

joe saputra said...

mank karapan sapi sunggu exotic sehingga karapan sapi untuk madura untuk indonesia

Joko saputra said...

wah artikelnya menggambarkan mengenai karapan sapi,mari kita lestarikan karapan sapi untuk madura untuk indonesia

Century 21 said...

budaya indonesia yang patut di lestarikan

Joko saputra said...

Kan karapan sapi juga budaya Indonesia ya kan?jadi ya patut dilestarika...sebelum diklaim negera lain...

pacu jawi said...

salam kenal,
keren bang foto-fotonya,
jangan lupa datang ke sumatera barat ya bang, ada juga balapan sapi ala sumatera barat yang gak kalah menarik untuk dijepret.

terimakasih